Larangan Pendakian Malam masih Berlaku

0
546

LICIN – Larangan pendakian malam hari ke puncak ljen masih diberlakukan hingga sekarang. Para pengunjung Ijen yang ingin menyaksikan fenomena alam blue fire harus bersabar dulu. Pasca-Ijen mengeluarkan bualan tiga kali, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) masih belum membuka jalur pendakian pada malam hari.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Alasannya, kondisi kawah Ijen belum benar-benar normal pasca meningkatnya aktivitas kawah beberapa waktu lalu.  Kepala Seksi BKSDA Wilayah V Banyuwangi Pujiadi mengatakan, masih ditutupnya jalur pendakian pada malam hari sebagai bentuk kewaspadaan saja pada pangunjung yang datang pasca meningkatnya aktivitas Gunung Ijen beberapa waktu yang lalu.

Selain itu, dengan ditutupnya pendakian malam hari agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan oleh semua pengunjung Gunung Ijen. Dia menambahkan, jalur pendakian ke atas kawah Gunung Ijen baru dibuka sejak pukul 03.00 subuh.

Sementara para pengunjung yang sudah ada di atas kawah Gunung Ijen, sebelum pukul 15.00 hari harus segera turun untuk  kembali ke Pos Paltuding termasuk para penambang belerang yang ada di kawah Gunung Ijen.

‘Sebelum pukul 15.00 kawasan kawah harus steril dari pengunjung, kata Pujiadi. Sekadar diketahui, jalur pendakian ke kawah Gunung Ijen sempat ditutup total sejak tanggal 1 Oktober 2015 lalu setelah adanya suara bualan atau upwelling dari dasar kawah sebanyak tiga kali sekitar pukul 14.00.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2