Lulusan Akaba Go International

0
2244
WISUDA:Taruna yang diwisuda sebagai perwira remaja dan ahli madya kepelabuhan berfoto bersama jajaran direktur dan civitas akademis di kampus Akaba, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro.

Terserap 99 Persen di Perusahaan Pelayaran


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

KALIPURO-Lulusan Akademi Kelautan Banyuwangi (Akaba) yang berkampus di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, telah menjadi rebutan berbagai perusahaan pelayaran dalam dan luar negeri. Terbukti, 99 persen dari 113 perwira remaja yang telah lulus sebelumnya, telah terserap sesuai bidang keahliannya di perusahaan pelayaran nasional maupun internasional.

Pada 22 Desember 2011 lalu, Akaba kembali meluluskan 48 perwira remaja dan ahli madya kepelabuhan. Direktur Akaba, Dr Kundofi r,ST, MPd mengatakan, pada 22 Desember 2011 lalu, Akaba telah menggelar yudisium dan pengukuhan gelar perwira remaja dan ahli madya kepelabuhan (AMd.Kep) Program D3 Program Studi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan (KPNK) Taruna angkatan VIII.

Acara kali kesekian di kampus Akaba tersebut bukan sekadar seremonial, namun sebuah indikator keberhasilan sebuah usaha untuk menghasilkan sumber daya manusia (SDM). “Baik secara kuantitas maupun kualitas untuk dipersembahkan kepada masyarakat dan sekaligus kebanggaan tersendiri bagi Akaba,” kata Kundofir.

Hasil yang telah dicapai taruna Akaba itu, lanjut Kundofi r, diharapkan dapat memberikan partisipasi serta peran aktif untuk membangun masyarakat dan negara sesuai keahlian di bidangnya masing-masing. “Perwira remaja dan ahli madya yang diluluskan ini merupakan sumbangsih Akaba dalam ikut mempersembahkan tenaga profesional di bidangnya untuk masyarakat dan bangsa Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Banyuwangi Drs H SABARI, MPd mengatakan bahwa taruna yang menyandang gelar perwira remaja dan ahli madya kepelabuhan, harus terus belajar. Apalagi, memasuki era globalisasi, sehingga kecanggihan teknologi di bidang komunikasi makin mencuat. Pertumbuhan penduduk sulit dikendalikan, dan tingkat pendidikan penduduk makin merata ke seluruh pelosok sebagai akibat dari canggihnya teknologi komunikasi tersebut.

“Ini berarti bahwa dalam era gobal persaingan hidup di segala bidang dan ladang serta segala bentuk, perorangan maupun kelompok , makin keras. Barang siapa malas akan kandas,” pesannya kepada perwira remaja dan ahli madya kepelabuhan. Sementara itu, Akaba berdiri dengan rekomendasi Bupati Banyuwangi No. 420/1359/ 439.021/ 2001 Tanggal 10 Oktober 2001. Akademi setingkat diploma tiga (D3) itu membuka tiga program studi/jurusan, yaitu Nautika Pelayaran Niaga (Ahli Nautika Tingkat III/ANT III), Teknika Pelayaran Niaga (Ahli Teknika Tingkat III/ATT III), dan Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan (KPNK). (radar)