Makam Dibongkar, Tali Pocong Raib

0
904

taliMUNCAR – Pencurian tak wajar meng hebohkan warga Dusun Krajan, Desa Tapanrejo, Ke camatan Muncar, Banyuwangi, kemarin. Betapa tidak, pencuri nekat membongkar ma kam hanya untuk menggondol tali pocong. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Banyuwangi menyebutkan, kuburan yang dibongkar itu adalah makam Ngadinah alias Nyai Karto Singas yang meninggal di usia 85 tahun.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Loading...

Nenek tersebut mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 03.30 Jumat lalu (11/1). Warga mengubur jasad Ngadinah sekitar pu kul 08.00 di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat. Subandi, 70, juru kunci TPU, adalah yang pertama mengetahui ma kam tersebut dibongkar orang tidak di kenal. Peristiwa itu membuat dia kaget bukan kepalang. Sebab, kuburan sudah berlu bang dan kain kafan yang membalut jasad al marhumah tampak. ‘’Diketahui pagi tadi sekitar pukul 05.00. Yang pertama kali tahu juru kuncinya,” ujar Kapolsek Muncar Kompol Ary Murtini.

Kompol Ary menegaskan, jenazah nenek ter sebut masih utuh. Pencuri hanya mencuri tiga tali yang mengikat jenazah. “Jadi, terjadi pembongkaran diam-diam, lalu mengambil tiga tali pocong,” terangnya. Kepala Desa Tapanrejo, Suryatmojo mengungkapkan, jasad almarhumah tersebut kembali  dimakamkan usai diketahui di bong kar. ‘’Sudah dikubur lagi. Ini saya masih ada di makam,” tururnya melalui telepon kemarin (12/1). Menurut Kades Suryatmojo, kematian warganya itu memang hari Jumat Kliwon. Meski begitu, dia tidak mengetahui tali pocong tersebut akan dimanfaatkan sebagai apa. ‘’Meninggalnya Jumat Kliwon, saya gak paham untuk apa barang tersebut,” ujarnya. (radar)