Berita Terkini Seputar Banyuwangi

Makin Sehat Ikut Kelas Ibu Hamil

makinPuskesmas Songgon Beri Wawasan Saat dan Pasca Persalinan

SONGGON – Kematian ibu bersalin masih tergolong tinggi. Tak terkecuali di Banyuwangi. Banyak hal yang menjadi penyebabnya. Antara lain perdarahan, baik saat persalinan maupun paska persalinan, eklamsia atau keracunan kehamilan, serta infeksi. Tiga penyebab terbesar kematian ibu bersalin ini yang perlu diketahui oleh ibu-ibu hamil. Karena itu, Puskesmas Songgon memberikan wawasan dan pengetahuan tentang kehamilanya sampai proses persalinan melalui kelas ibu hamil.

Sehingga mereka tahu apa yang terbaik bagi dirinya dan bayi yang di kandungnya. Rabu (11/9) lalu, sebanyak 150 ibu hamil dari Desa Songgon dan Desa Sumber Bulu berkumpul di balai Desa Songgon untuk mengikuti kelas ibu hamil. Di kelas ini, ibu-ibu yang mengandung si jabang bayi itu diberi pembekalan pengetahuan tentang kesehatan, beberapa hal yang perlu dilakukan, dan hal-hal yang harus dihindari berkaitan dengan kehamilanya. Mereka juga diajak senam hamil bersama-sama.

Pada kegiatan tersebut, Puskesmas Songgon juga mendatangkan tim mobile VICT dari Puskesmas Singonjuruh. Tim ini bertugas melakukan konsultasi dan pemeriksaan terkait penyakit HIV/AIDS. Pada kesempatan tersebut, semua ibu hamil memeriksakan diri untuk mengetahui sudah terpapar virus HIV/AIDS atau tidak. “Semua ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Songgon harus sudah ikut kelas ibu hamil.

Untuk itu kami berupaya sekeras mungkin untuk mewujudkan itu, karena kami berkomitmen untuk melindungi ibu hamil bisa sehat sampai proses persalinan,” ujar Kepala Puskesmas Songgon, Bambang Sudiarto S.kep, MM,Kes. “Kami juga berkeinginan memeriksakan ibu hamil berkaitan dengan HIV/AIDS. Sehingga bila dapat dideteksi sedini mungkin, maka diharapkan penanganannya bisa lebih baik,” imbuh Bambang. (radaR

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE