Manfaatkan Sisa Waktu untuk Latihan

  • Bagikan

BANYUWANGI – Meski telah mengikuti pemusatan latihan di Desa Wisata Using (DWU) tanggal 11-13 Mei lalu, para peserta MTQ Banyuwangi masih giat melakukan latihan. Namun, latihan yang dilakukan kali ini adalah latihan di rumah masing-masing.

Pembina qiraat golongan dewasa Banyuwangi, Yasin Alibi menuturkan, meski para peserta telah melakukan pemusatan latihan, hal tersebut tidak menyurutkan niat para peserta untuk tidak berlatih. Khususnya peserta MTQ cabang dewasa, karena cabang dewasa adalah cabang yang sangat bergengsi saat ini para peserta masih giat latihan di rumah masing-masing.

Dia menuturkan, latihan yang dilakukan peserta dewasa ini dengan cara memanfaatkan teknologi yang ada. Jadi, para peserta tidak perlu lagi datang ke rumah pembina, mengingat perlombaan sudah sangat dekat. Cabang dewasa masih melakukan latihan di rumah masing-masing.

Mereka belajar di rumahnya tapi di rekam dengan hp, nanti hasilnya dikirim ke pembina untuk kita koreksi,” jelas Yasin. Yasin menambahkan, perkembangan peserta golongan dewasa saat ini sudah mengalami peningkatan.

Cabang dewasa di MTQ, kata Yasin, merupakan cabang yang paling bergengsi di setiap lomba MTQ. Sampai saat ini persentase kesiapan peserta golongan dewasa sudah mencapai 95 persen. ”MTQ golongan dewasa ini adalah cabang yang bergengsi.

Kontingen Banyuwangi yang diperkuat Khoirul Mukhid dan Aminatus Salama harus merebut juaranya,” pungkas Yasin. Sekadar tahu, MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur ke-26 yang digelar 24-30 Mei akan berlangsung di Bumi Blambangan.

Semua persiapan mulai menyambut para tamu hingga pembukaan dan pelaksanaan terus dimatangkan Pemkab Banyuwangi. Kabag Kesejahteraan Masyarakat (Kesmas) Pemkab Banyuwangi, Drs. H. Nurul Holili menjelaskan, tahun ini Banyuwangi menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ ke-26. MTQ tersebut akan diikuti kafilah dari 38 kota/kabupaten di Jatim.

Kafilah yang akan berlaga di MTQ itu mencapai ratusan. Untuk mempersiapkan even akbar itu, panitia sudah menyediakan 11 lokasi, yaitu GOR Tawang Alun, Pendapa Sabha Swagata Blambangan, Gedung Wanita Paramitha Kencana, aula STIKES, aula SMKN 1 Banyuwangi, aula SMKN 1 Glagah, Aula Untag 1945, aula Korpri, aula Uniba, aula SDN Model, aula Dinas Pendidikan, dan aula Kemenag Banyuwangi.

Baca :
Berjalan Seberangi Jalan, Tewas Ditabrak Motor

MTQ tahun ini akan melombakan 10 kategori, yakni musabaqah syarhil Quran, MTQ golongan remaja dan tunanetra, MHQ 30 juz dan tafsir bahasa Arab, musabaqah karya tulis ilmiah Alquran, MHQ 1 juz tilawah, dan MHQ 5 juz tilawah. ”Ada juga MKQ lomba kaligrafi Alquran, tafsir bahasa Indonesia dan Inggris, Tilawah anak dan tartil, MHQ 10 juz dan MHQ 20 juz, dan qiraat sab’ah,” papar Cholili. (radar)

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: