Mantan Panglima PBM Nyalon Ketua PC NU

0
341
Abdillah Rafsanjani

SRONO – Persaingan menjadi ketua Tanfi dziyah PC NU Banyuwangi tampaknya sudah mulai menghangat. Padahal, jadwal konferensi cabang (konfercab) itu hingga kini belum diputuskan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Setelah mantan ketua DPRD, H. Achmad Wahyudi, mendeklarasikan diri maju menjadi ketua PC NU masa bakti 2013-2018, giliran mantan Panglima Pasukan Berani Mati (PBM) H. Abdillah Rafsanjani ikut maju dalam pencalonan ketua NU tersebut.

Saya tidak mencalonkan, tapi dicalonkan,” tegas Abdilah saat menghubungi Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin. Banyak pertimbangan sebelum dirinya memutuskan menerima desakan warga NU itu agar maju dalam Konfercab NU mendatang. “Sejumlah tokoh NU datang ke  rumah dan minta agar saya maju mencalonkan diri,” cetusnya.

Warga NU yang datang itu, sebut dia, di antaranya para senior dan juniornya di GP Ansor. Selain itu, pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU juga banyak yang datang. “Pengurus MWC NU ini yang mendesak agar saya maju,” kata mantan ketua cabang GP Ansor Banyuwangi ini.

Sebagai kader NU, dirinya tidak bisa menolak permintaan para kader NU itu. Setelah melakukan pertimbangan, akhirnya dia menyanggupi dan minta doa restu Ketua PCNU, Masykur Aly. “Keinginan warga NU ini sudah saya sampaikan kepada Pak Masykur (Masykur Aly),” ujarnya.

Bahkan, Abdillah mengaku akan datang ke Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, untuk minta doa restu KH. Ahmad Hisyam Syafaat yang juga Rais Syuriah PC NU Banyuwangi. “Saran teman-teman muda NU, saya diminta sowan ke dalem Kiai Hisyam, Insya Allah besok ke sana,” terangnya.

Nama Abdillah Rafsanjani memang sudah tidak asing dalam jajaran NU Banyuwangi  Sebelum menjadi ketua cabang GP Ansor Banyuwangi, kader muda NU asal Dusun Me lik, Desa Parijatah Kulon, Ke camatan Srono, itu menjabat komandan Banser.

Saat menjadi komandan Banser, nama Abdillah berkibar karena menjadi Panglima PBM. Bersama anggota Banser, PBM dari Banyuwangi berangkat ke Jakarta untuk menolak pelengseran KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dari kursi presiden.

Ketua Konfercab NU Banyuwangi, Guntur Al-Badri, saat dihubungi Jawa Pos Radar Banyuwangi menyebut, sampai saat ini jadwal Konfercab NU be lum final. “Jadwalnya masih belum ditetapkan,” katanya kemarin. Masa bakti pengurus PC NU Banyuwangi untuk periode ini akan berakhir 20 Januari 2013.

Maka dari itu, rencananya konfercab akan dilaksanakan setelah masa bakti itu habis. “Insya Allah konfercab 19 dan 20 Januari 2013,” ujarnya. Itu pun sebenarnya juga tetap belum fi nal. Tetapi, tanggal itu sudah diagendakan panitia dan diminta disampaikan kepada Rais Syuriah PC NU, KH. Ahmad Hisyam Syafaat. “Kita masih menunggu Kiai Hisyam rawuh dari Jakarta,” tandas Guntur. (radar)

Loading...

Kata kunci yang digunakan :