Marak Demo Pilkades

0
541

marakGiliran Warga Wongsorejo Luruk Pemkab dan DPRD

BANYUWANGI – Aksi protes terkait pemilihan kepala desa (pilkades) terus bergulir. Setelah warga Desa Pendarungan, Kecamatan Kabat, kemarin giliran warga asal Desa/Kecamatan Wongsorejo menggelar aksi serupa. Tuntutannya sama, mereka menuntut coblosan ulang di desanya. Para demonstran tersebut datang ke kantor Pemkab Banyuwangi menumpang empat unit mobil pikap dan sejumlah motor.

Sesampai di depan kantor pemkab, massa menggelar orasi seraya membentangkan spanduk bernada desakan agar pe mungutan suara pilkades Wongsorejo di ulang. Tuntutan tersebut dilatarbelakangi tudingan para demonstran bahwa panitia pil kades memihak salah satu calon. Tidak hanya itu, panitia pilkades juga di nilai melakukan sejumlah pelanggaran pada proses pemungutan suara.

Salah satunya, tidak mengesahkan surat suara yang dicoblos dan tembus ke bidang lain (tembus simetris). Padahal, tembusan coblosan tersebut tidak mengenai gambar calon kepada desa (cakades) lain. “Akibatnya, jum lah suara tidak sah membengkak. Jumlahnya mencapai 693 surat suara,” beber koordinator aksi demo, Heri Purnomo. Setelah menggelar orasi, beberapa perwakilan pendemo dipersilakan masuk ke kantor Pemkab Banyuwangi .

Mereka ditemui Asisten I Pemkab Banyuwangi, Choiril Ustadi. “Persoalan ini masih akan dikonsultasikan Bapak Asisten I ke Bapak Bupati. Bapak asisten tidak bisa memutuskan per soalan itu karena sampai se karang permasalahan pilka des Wongsorejo belum masuk ke meja bupati. Kita masih menunggu laporan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Wongserejo,” kata Heri dikonfirmasi usai bertemu asisten pemkab.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last