MARI ELKA PANGESTU Angkat Topi Kesenian BWI

0
151

mariMENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) , Mari Elka Pangestu mengapresiasi kepedulian Pemkab Banyuwangi yang memberikan ruang seluas-luasnya agar kesenian daerah terus eksis di era serba modern seperti saat ini. Selain itu, perempuan yang juga mantan Menteri Perdagangan RI,itu juga memuji antusiasme warga melestarikan budaya dan kesenian lokal Bumi Blambangan.Semua performer dalam pertunjukan seni tersebut berasal
dari kalangan pelajar, mulai tingkat SD hingga SMA/sederajat.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Kali pertama datang ke arena pertunjukan, Sang Menteri yang didampingi Bupati Abdullah Azwar Anas langsung disambut tari gandrung yang dibawakan pelajar SD. Rombongan menteri juga dihibur puisi Tawang Alun, dan tembang Banyuwangi-an yang dibawakan penyanyi cilik bernama Tasya. Bukan hanya pertunjukan seni tersebut yang membuat Mari Elka bangga. Lebih dari itu, antusiasme warga Bumi Blambangan mendatangi lokasi pertunjukan seni tradisional itu dianggap sebagai sesuatu yang membanggakan. 

“Saya salut dan angkat topi pada Pemkab Banyuwangi karena kesenian dan budayanya sangat hidup, masyarakat juga terlihat antusias datang ke tempat ini,” ujarnya. Seni dan budaya sangat erat dengan pariwisata. Karena itu, langkah pemkab menampilkan kesenian daerah dalam sebuah panggung secara periodik akan menjadi atraksi wisata yang sangat menarik. “Tadi (Sabtu) dari hotel saya mengajak beberapa wisatawan dari Belanda untuk menyaksikan pertunjukan ini, dan mereka sangat antusias,” ungkapnya.

Loading...

Dengan berbagai destinasi wisata yang dimiliki plus seni dan budaya yang maju, pihaknya optimistis Banyuwangi siap menyambut wisatawan datang ke kabupaten berjuluk Sunrise of Javaini. “Banyuwangi luar biasa, I Love BWI,” pujinya. Sementara itu, Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan, Pemkab Banyuwangi berkomitmen mempertahankan seni dan budaya daerah di tengah proses pembangunan yang terus dipacu. Salah satunya diwujudkan dengan memberikan ruang bagi kesenian dan budaya untuk bisa eksis dan berkembang.  

Menurut Bupati Anas, seni dan budaya juga menjadi salah satu daya tarik pariwisata di Banyuwangi. Dikatakan, seni dan budaya juga memberi pengaruh pada pertumbuhan pariwisata dan membawa peningkatan pada beberapa sektor industri kreatif.  Bupati Anas mencontohkan, angka kunjungan hotel wisatawan,baik wisatawan Nusantara maupun mancanegara pada tahun 2012 sebanyak 496.541 orang. Setahun kemudian, yakni selama 2013, tingkat hunian hotel di Banyuwangi naik di tahun 2013 menjadi 546.548 orang.

“Sektor restoran juga meningkat pada tahun 2012 sebesar 650 miliar menjadi 670 miliar pada 2013,” urainya. Sementara itu, salah satu artis nasional, Ayu Azhari ikut membaur bersama ribuan warga Banyuwangi menyaksikan pertunjukan kesenian tradisional malam itu. Ayu Azhari hadir di Banyuwangi sejak Jumat (23/5) untuk menyaksikan Banyuwangi International Surfing Competition (BISC) sekaligus menikmati berbagai destinasi wisata di Banyuwangi. (radar)

Loading...