Berita Terkini Seputar Banyuwangi
Sosial  

Menegur Sopir Truk Ugal-ugalan

DUA kecelakaan lalu lintas yang sama-sama melibatkan dump truck merenggut dua nyawa. Kecelakaan pertama terjadi di depan SMPN 1 Srono. Seorang ibu rumah tangga yang dibonceng anaknya tewas mengenaskan setelah sepeda motor yang dikendarai ditabrak dump truck. Kecelakaan kedua terjadi di Desa Padang, Kecamatan Singojuruh. Satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dilindas dump truck.

Diakui atau tidak, hilir mudik dump truck cukup mengganggu pengguna jalan. Hampir sepanjang jalan raya di Banyuwangi banyak ditemukan dump truck mengangkut batu dan pasir. Kendaraan berat itu tidak hanya melintas di jalan raya, tapi juga blusukan hingga desa-desa. Yang terlihat ramai justru jalur Rogojampi ke arah Muncar. Setiap hari kita lihat hilir-mudik dump truck merajai jalan trans nasional tersebut.

Tak sedikit sopir truk yang ugal-ugalan dalam mengemudikan kendaraannya. Tak peduli arus lalu lintas ramai, kendaraan pengangkut pasir dan batu itu tetap melaju kencang. Sopir truk seolah mengabaikan kendaraan lain. Mereka seenaknya lewat di jalur yang padat kendaraan. Kalau sudah begitu, yang rugi adalah pengendara lain. Kendaraan roda dua kerap menjadi korban. Tak sedikit nyawa melayang gara-gara kehadiran dump truck di jalur ramai. Sebelum memakan korban jiwa lebih banyak, polisi harus tegas menyikapi maraknya dump truck.

Sopir truk harus diberi pengertian agar tidak ugal-ugalan selama menjalankan kendaraan. Sesekali mereka perlu dikumpulkan agar menaati aturan lalu lintas. Yang tak kalah pentingnya adalah memberikan sanksi tegas kepada sopir truk yang ugal-ugalan. Peran masyarakat dalam menyikapi maraknya dump truck juga penting. Bila perlu, masyarakat langsung menegur sopir yang kerap ugal-ugalan. Kami yakin dengan cara persuasif tersebut, sopir akan menaati aturan dan tidak seenaknya mengemudikan kendaraan di jalan. (radar)

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE