Menyingkap Rahasia Lailatul Qadar

0
458

Menyingkap Rahasia Lailatul Qadar


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BERBICARA tentang lailat alqadarmengha-ruskan kita berbicara tentang surat Al-Qadar. Surat Al-Qadar adalah surat ke-97 menurut urutannya dalam mushaf. Ia ditempatkan sesudah surat Iqra’. Para ulama Al-Quran menyatakan bahwa ia turun jauh sesudah turunnya surat Iqra’. Bahkan, sebagian di antara mereka menyatakan bahwa surat Al-Qadar turun setelah Nabi berhijrah ke Madinah.

Penempatan urutan surat dalam Al-Quran dilakukan langsung atas perintah Allah, dan dari perurutannya ditemukan keserasian-keserasian yang mengagumkan. Bulan Ramadan memiliki sekian banyak ke istimewaan, salah satunya adalah lailat alqadar, suatu malam yang oleh Al-Quran disebut “lebih baik dari seribu bulan.”

Tetapi apa dan bagaimana malam itu? Apa kah ia terjadi sekali saja yakni malam ke tika turunnya Al-Quran lima belas abad yang lalu, atau terjadi setiap bulan Ramadan sepanjang masa? Bagaimana kedatangannya, apakah setiap orang yang me nantinya pasti akan mendapatkannya, dan benarkah ada tanda-tanda fisik material yang menyertai kehadirannya (seperti membekunya air, heningnya malam, dan menunduknya pepohonan dan se ba gainya)? Bahkan masih banyak lagi pertanyaan yang dapat dan sering muncul berkaitan dengan malam alqadar itu.

Malam tersebut terjadi pada bu lan Ramadan, karena kitab suci meng in formasikan bahwa ia diturunkan Allah pada bu lan Ramadan (QS Al-Baqarah [2]: 185) ser ta pada malam alqadar (QS Al-Qadr [97]: l). Malam tersebut adalah malam mulia. Tidak mudah diketahui betapa besar kemuliannnya. Hal ini disyaratkan oleh adanya “pertanyaan” dalam bentuk pengagungan, yaitu, “Dan tahukah kamu apa kah malam kemuliaan itu?.” (QS Al-Qadr [97]: 2).

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last