Merasa Punya Hak, Ratusan Warga Kendalrejo Babat Hutan

0
891

Warga-membabati-tanaman-di-bawah-pohon-tegakan-di-hutan-RPH-Tegalsari,-BKPH-Curahjati,-KPH-Perhutani-Banyuwangi-Selatan,-Senin


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

TEGALDLIMO – Ratusan warga Kampung Erfpacht, Dusun Paluagung, Desa Kendalrejo, Kecamatan Tegaldlimo, turun ke hutan, Senin (25/7). Mereka membabati lahan hutan di RPH Tegalsari, BKPH Curahjati, KPH  Perhutani Banyuwangi Selatan.

Warga merasa memiliki hak untuk menggarap lahan itu, dengan alasan lahan yang  dikelola Perhutani itu termasuk verponding yang telah dikelola secara turun-temurun. “Kami hanya ingin membersihkan perdu liar agar dapat ditanami kembali, lahan itu  bukan milik Perhutani,” ujar Sugiyanto, 43,  salah satu tokoh masyarakat setempat.

Loading...

Surat dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), terang dia, menunjukkan kalau lahan itu verponding dengan nomor 754, dengan luas mencapai 124 hektare. “Dulu ini (lahan) bagian milik kami, jadi kami berhak mengambilnya kembali. Tapi kini dikuasai oleh pihak Perhutani dan ditanami  pohon sengon,” katanya.

Dalam aksinya itu, warga dengan membawa parang dan celurit membabat lahan yang banyak ditumbuhi tanaman perdu atau ilalang. Aksi bersih-bersih hutan itu  tidak hanya dilakukan oleh kaum lelaki, para ibu-ibu juga banyak yang ikut.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last