Munculnya Gas Beracun Gegerkan Warga Pesanggaran

0
136


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

PESANGGARAN – Munculnya asap gas yang diduga beracun gegerkan warga Dusun Ringinagung, Desa/Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (12/4) kemarin.

Asap yang diduga mengandung gas beracun itu, muncul dari tali baja yang dibuat pengikat tiang listrik PLN. Tali baja itu, menancap di lahan buah naga milik Yatini, 38, warga Dusun Ringinagung, RT 2, RW 7, Desa/ Kecamatan Pesanggaran.

“Saya baru selesai menyirami tanaman buah naga, tiba-tiba ada asap yang bau di tali baja,” terang Yatini.

Loading...

Yatini mengaku sekitar pukul 11.43 menyirami kebun buah naga miliknya. Saat menyiram itu, juga mengenai tali baja yang dibuat pengikat tiang listrik PLN. Usai menyiram, tiba-tiba muncul asap gas dari lubang yang ada di sekitar tali baja.

“Tiba-tiba saya mencium bau gas, dan itu ternyata di tanah yang ditancapi tali penyangga tiang PLN,” katanya.

Yatini mengaku langsung kaget dan menyampaikan ke warga sekitar. Hanya dalam waktu singkat, sejumlah warga berdatangan dan merasa heran. “Warga banyak yang datang karena penasaran,” terangnya.

Salah satu warga setempat, Subur Riyanto, 45, mengatakan belum diketahui pasti penyebab munculnya gas itu. Hanya saja, warga menduga itu luapan gas beracun. Sehingga, warga sekitar tidak berani menghirup asapnya.

“Tidak ada yang tahu beracun atau tidak, hanya saja kalau menghirup langsung pusing,” katanya.

Ada gas yang diduga beracun itu, jelas dia, sudah dilaporkan ke pemerintah desa, Babinsa, dan Babinkamtibmas, dan berharap munculnya luapan gas itu segera ditindaklanjuti. “Kita sudah laporkan,” cetusnya.

Loading...

Rental Mobil Murah di Banyuwangi

Rental Mobil Murah di Banyuwangi

Halo kawan-kawan, Jasa Sewa Mobil atau Rental Mobil Banyuwangi kini sudah semakin pesat perkembangannya lho. Mulai banyak perusahaan/ usaha kecil…
05/29/2018
Banyuwangi