Mustaqbilal, Difabel Pemahat Barong Otodidak

0
1511
Bilal membuat barong di Lingkungan Karangasem, Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, Banyuwangi.

Tangan Kiri Pegang Pahat, Lengan Kanan Diikat Palu

Kekurangan fisik tak menghalangi Mustaqbilal, 33, untuk berkarya. Penyandang difabel asal Lingkungan Karangasem, Kelurahan Bakungan, justru kian memantapkan diri sebagai seniman pemahat Barong Oseng.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

KRIDA HERBAYU, Glagah

SIANG itu cuaca di kawasan Lingkungan Karangasem, Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, terlihat mendung. Namun kondisi itu tidak menyurutkan semangat Mustaqbilal untuk memahat kayu balok menjadi kerajinan kepala Barong Oseng.

Barong Oseng merupakan kesenian adat asli Suku Oseng khas Banyuwangi yang sangat digemari masyarakat setempat. Di depan rumahnya yang berada di dalam gang cukup sempit, Mustaqbilal tampak lihai memahat.

Tangan kanannya yang tidak utuh dan tidak memiliki jari-jari itu diikat pada palu. Untuk mengikat palu itu, dia menggunakan tangan kiri dan mulutnya. Sementara tangan kirinya memegang berbagai jenis pahat. Lempengan besi berbentuk persegi panjang dengan ukuran sekitar 20 hingga 30 sentimeter itu digunakan untuk memahat dan mengukir.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last