MWC dan Ranting Punya Dua Suara

0
352
KERJA KERAS: Rapat persiapan Konfercab NU di kampus STAI Ibrahimy empat hari lalu.
KERJA KERAS: Rapat persiapan Konfercab NU di kampus STAI Ibrahimy empat hari lalu.
KERJA KERAS: Rapat persiapan Konfercab NU di kampus STAI Ibrahimy empat hari lalu.

Tidak Lengkap, Persyaratan Peserta akan Dikembalikan


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

GENTENG – Ada pernyataan menarik dari ketua panitia Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama (Konfercab NU) Guntur Al-Badri. Dia menegaskan, dalam konfercab yang digelar di Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung, Kecamatan Tegalsari, pada 12-13 Januari mendatang, setiap majelis wakil cabang (MWC) dan ranting NU hanya memiliki dua suara, yaitu rois syuriah dan ketua tanfidziah.

Loading...

Menurut Guntur, hal itu perlu disampaikan karena opini yang berkembang di kalangan MWC dan Ranting NU menyebutkan bahwa setiap MWC dan ranting memiliki empat suara. “Jadi, perlu saya luruskan bahwa setiap MWC dan ranting NU memiliki satu suara dari unsur rois syuriah dan satu suara dari tanfi dziah,” tandasnya. Dijelaskan juga oleh Guntur, setiap MWC dan ran ting yang menjadi peserta konfercab harus betul- betul memperhatikan persyaratan. Nanti berkas persyaratan akan diverifi kasi.

Jika tidak sesuai syarat sebagai peserta, maka akan dikembalikan,” tegas sekretaris PCNU Banyuwangi itu. Sementara itu, Ketua Tanfidziah PCNU Masykur Aly mengingatkan, berhasilnya penyelenggaraan Konfercab NU di Ponpes Darussalam, Blokagung, akan dicatat dalam tinta emas. Karena itu, seluruh panitia harus memperhatikan tahap-tahap yang harus dilakukan, diantaranya perencanaan, persiapan administrasi, pelaksanaan, pelaporan, dan evaluasi. “Jika hal tersebut dilalui dengan baik, insyaallah pelaksanaan konferensi dapat berjalan dengan baik. Selain itu, panitia jangan sampai membuat kecewa para peserta dan undangan yang hadir. Mereka harus difasilitasi sebaik-baiknya,” pesan Masykur. (radar)