Nelayan tak Berani Melaut

0
441

nelayanMUNCAR – Cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini menimbulkan kerugian cukup besar bagi para nelayan. Betapa tidak, akibat cuaca buruk, mayoritas nelayan terpaksa tidak melaut. Seperti yang tampak di kawasan Pelabuhan Muncar kemarin (19/1). Sejak dua pekan lalu, para nelayan tidak ada yang berani mencari ikan di laut. Hujan deras yang disertai angin kencang adalah pemicunya.

‘’Mayoritas nelayan tidak melaut,’’ cetus Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Banyuwangi, Hasan Basri, kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin. Menurut dia, sebagian nelayan sebenarnya sudah tidak melaut sejak awal Januari lalu. Sebab, sejak itu cuaca ekstrem sudah terjadi. Bahkan, kondisi cuaca bertambah buruk dalam dua pekan terakhir. ‘’Kalau terpaksa melaut, nelayan takut mendapat musibah.

Itu yang mereka khawatirkan,” terang warga Dusun Muncar, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, itu. Achmadi, nelayan lain mengatakan, ada sebagian nelayan nekat melaut. Hanya saja, lokasi yang dituju terbilang dekat. “Paling-paling cari di dekat Sembulungan. Itu nelayan yang menggunakan sampan (perahu kecil, Red),” jelas Achmadi sambil menunjuk ke arah nelayan yang dimaksud. Berbeda dengan perahu selerek, kata dia, sejak sering terjadi hujan disertai angin kencang, praktis tidak ada perahu selerek yang meninggalkan pelabuhan. ‘’Mudah-mudahan cuaca kembali tenang dan nelayan bisa melaut lagi,” ujarnya. (radar)