Nonton Jaranan, Kena Sabetan Sajam

0
478
LEMAS: Rizal Utomo (kiri) didampingi istrinya di Rumah Sakit Al-Huda, Kecamatan Gambiran, kemarin.
LEMAS: Rizal Utomo (kiri) didampingi istrinya di Rumah Sakit Al-Huda, Kecamatan Gambiran, kemarin.

CLURING – Nahas menimpa Rizal Utomo, warga Dusun Genting, Desa Sraten, Kecamatan Cluring. Betapa tidak, pria kelahiran 1983 itu menjadi korban tawuran antar pemuda di desa setempat. Kini, korban tengah dirawat di Rumah Sakit Al-Huda, Kecamatan Gambiran. Ditemui di ruang Sabar Satu kemarin (29/8), pria beristri tersebut menceritakan insiden berdarah itu.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Kala itu, dirinya hendak pergi memancing di sungai desa setempat. Namun, dia mendengar informasi ada jaranan di Dusun Sidodadi. Saat itu juga, dia menaruh beberapa alat me mancing agar bisa leluasa me lihat hiburan tradisional itu. Namun, di lokasi hiburan, ter nyata terjadi tawuran antar pemuda Dusun Sidodadi dan Dusun Genting. Melihat ada tawuran, dia kaget, kemudian dia mencoba meng hindar.

Loading...

Namun, dia justru di keroyok kelompok pemuda warga Dusun Sidodadi. ’’Saya su dah lari, tapi baju saya digandoli. Lalu saya dipukuli ramai-ramai,’’ jelasnya di ruang perawatan kemarin. Selain dipukuli, korban juga me nerima penganiayaan de-ngan senjata tajam. Tak pelak, korban mengalami luka di paha kiri dan kepala. ’’Saya langsung gak sadar,’’ ulasnya. Kapolsek Cluring, AKP Agung Setya Budi menjelaskan, kasus tersebut sudah ditangani.

Hanya saja, pelaku masih belum ber hasil ditangkap. ’’Kita sudah tahu identitas pelaku. Sampai se karang kita masih lakukan pen carian,” ungkapnya. Meski demikian, demi ke pen-tingan polisi, pihaknya masih merahasiakan identitas para pelaku. Yang jelas, kata kapolsek, korban mengalami luka karena senjata tajam.

’’Korban me mang kena sajam. Pertama, kita rawat di puskesmas, lalu kita rujuk ke rumah sakit,” terang perwira dengan tiga balok di pundak itu. Sejak insiden yang terjadi Selasa sore (28/8) itu, hingga kemarin pria yang tercatat bekerja di Balikpapan, Kalimantan Ti mur, itu masih menjalani perawatan medis di rumah sakit swas ta itu.(radar)

Lanjutkan Membaca : 1 | 2