NU Harus Bisa Bentengi Moral Anak Bangsa

0
234


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

GENTENG-Pada 31 Januari 2016 kemarin, Nahdaltul Ulama (NU) genap berumur 91 tahun. Di hari ulang tahunnya itu, umat nahdliyin (warga NU) diminta  untuk melakukan muhasabah  (interopeksi) Demikian disampaikan oleh Ketua PCNU Kabupaten Banyuwangi, KH. Masykur Ali.

Sebagai  organisasi terbesar, NU harus  bisa menjadi pelindung dan pengayom semua kepentingan bangsa. “Ibarat tenda besar, NU  harus sanggup mengayomi dan menaungi semua pihak,” katanya.

Loading...

Dengan semangat 91 tahun, terang dia, semua kader NU harus  mampu mampu membumikan sekaligus menjaga gerakan Islam Nusantara sebagai penyeimbang  gerakan-gerakan Islam, yang selama ini sering dicitrakan kurang baik. “NU harus menjaga ide Islam Nusantara,” jelasnya.

Tidak hanya itu, terang dia, sebagai jamiyah dengan anggota terbesar di Indonesia, NU harus mampu menjadi perekat persatuan dalam berbangsa. “NU harus  tetap menjaga NKRI, dan NKRI  adalah harga mati,” ucapnya.

Salah satu upaya konkret adalah  menjaga agar tidak mudah terprovokasi dan menyebarkan isu yang meresahkan masyarakat.  NU harus membaca pencerahan,  warga NU jangan mudah terpancing dengan ikut menyebarkan isu yang merugikan NU dan  NKRI,” ungkapnya.

Yang tidak kalah penting dan sangat mendesak, sebut dia, tugas yang nyata di depan mata adalah bagaimana menjaga generasi  muda Indonesia memiliki moralitas yang baik dan bisa dibanggakan. “ PR membentengi moral anak bangsa dari efek kemajuan teknologi,” jelasnyat.(radar)

Loading...