Beranda blog Halaman 2171

Lampu Jalan Tenaga Surya

0
TENAGA MATAHARI: Lampu penerangan jalan umum di Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi
TENAGA MATAHARI: Lampu penerangan jalan umum di Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi

Program “Banyuwangi Menyala” mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim). Melalui Dinas Perhubungan dan LLAJ, Pemprov Jatim memasang lampu penerangan jalan umum (LPJU) bertenaga surya di Kecamatan Wongsorejo. Saat ini, ada  sekitar 20 unit LPJU yang sudah menggunakan tenaga surya. Lampu-lampu itu dipasang di Desa Alasrejo dan Desa Wongsorejo.  Sebagian besar LPJU yang disuplai listrik bertenaga matahari itu sudah menyala. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kebersihan dan  Pertamanan (DKP) Banyuwangi, Arief Setiawan mengatakan, pemasangan LPJU bertenaga surya di Wongsorejo itu merupakan program Pemprov Jatim.

Pemasangan LPJU itu tanpa berkoordinasi dengan Pemkab. “Jarak antar LPJU sangat dekat sekali, karena pemasangannya tidak ada  koordinasi,” ujar Arief. LPJU bertenaga surya itu punya kelebihan tidak perlu membayar rekening listrik. Namun, biaya  pemeliharaannya cukup besar dan pengerjaannya cukup rumit. Setiap dua pekan, LPJU yang menggunakan tenaga surya itu harus dikontrol dan harus selalu dibersihkan. “Kalau telat membersihkan, lampunya bisa padam. Intinya, pemeliharaan lebih ribet daripada LPJU biasa,” tegasnya. [radar]

Ketapang Diperketat

0

KALIPURO  – Penjagaan di sekitar Pelabuhan Penyeberangan PT. Indonesia Ferry (IF) Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, diperketat sejak Minggu malam lalu (18/3). Itu menyusul tertembaknya lima tersangka yang diduga sebagai jaringan teroris di kawasan Jalan Soputan, Denpasar, Bali.

Satu peleton anggota Satuan Sabhara Polres Banyuwangi pun diterjunkan untuk mengamankan Pelabuhan Ketapang. Para anggota polisi itu memeriksa semua penumpang bus dan travel yang akan menyeberang ke Pulau Dewata. Penumpang mobil pribadi dan truk juga tidak luput dari pemeriksaan petugas.

Kapolres Banyuwangi, AKBP Nanang Masbudi, dan Kasatreskrim AKP Dewa Putu Eka Dharmawan ikut mengawasi proses pengamanan di sekitar Pelabuhan Ketapang kemarin (19/3). “Anggota polres itu sebenarnya hanya perimbangan,” cetus Kapolres Nanang.

Sejak ada teroris yang ditangkap, kata kapolres, sejumlah anggota Polda Bali langsung terjun ke Pelabuhan Penyeberangan Ketapang. Mereka memburu kawanan teroris lain yang diduga akan masuk ke Bali. “Kita hanya membantu anggota Polda Bali tersebut,” terangnya.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan anggota kepolisian ini, semua penumpang bus dan travel tujuan Bali diminta turun di pintu masuk pelabuhan. Para penumpang, terutama yang laki-laki, kartu identitas dan barang bawaannya diperiksa tanpa terkecuali. “Setiap yang akan menyeberang ke Bali akan kita periksa,” kata Nanang.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

error: Uppss.......!