Pasar Masih Kumuh, Perumahan Belum Peduli Lingkungan Sehat

0
316
PREDIKAT KOTA BERSIH: Bupati Anas menerima sertifi kat Adipura dari Menteri Negara Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya di Hotel Sahid, Jakarta.

Kegagalan Banyuwangi mendapatkan penghargaan Piala Adipura, ternyata bukan hanya karena tidak memiliki tempat pembuangan akhir sampah (TPSA) terpadu. Namun demikian, tim Adipura Kementerian Negara Lingkungan Hidup (Kemeneg LH) memberikan apresiasi terhadap goodwill pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan hijau dan bersih.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

TIM penilai Piala Aadipura 2011 memberikan catatan evaluasi terhadap kebersihan lingkun- gan Banyuwangi. Secara umum, kebersihan lingkungan Kota Banyuwangi pada tahun 2011 dinilai mengalami kemajuan yang luar bisa dibandingkan tahun sebelumnya. Pada awal Bupati Abdullah Azwar Anas memerintah tahun 2010 lalu, Kementerian LH memberikan predikat Banyuwangi sebagai kota terkotor nomor wahid di Jatim.

Kado pahit pada awal pemerintahannya itu, menjadi motivasi tersendiri bagi Bupati Anas untuk melakukan konsolidasi. Selama tahun 2011, pemerintah daerah all out melakukan konsolidasi kebersihan lingkungan kota. Berbagai kebijakan diambil guna memperbaiki lingkungan yang kotor dan kumuh. Hasil kerja keras yang dilakukan selama 2011, berbuah penghargaan berupa sertii kat adipura sebagai kota bersih.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last

Baca :
4 Pendaki yang Terjebak di Gunung Rante Berhasil Diselamatkan