Pasca Banjir Bandang, Puluhan Hektare Tanaman Padi dan Buah Naga Rusak

0
398


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Pesanggaran telah merusak tanaman milik para petani. Ratusan hektare sawah yang ditanami jeruk, buah naga, dan padi rusak dan terancam gagal panen.

Di Desa Sumberagung tidak kurang 50 hektare sawah dan kebun buah naga masih tergenang air. Hal itu membuat para petani tak bisa memetik buahnya. Sedang di Desa Pesanggaran, lahan seluas 60 hektare yang baru ditanami padi ludes diterjang banjir.

Loading...

Hartono, 57, petani asal Dusun Silirbaru, Desa Sumberagung, mengatakan bahwa sawah miliknya yang ditanami padi kini harus diperbaiki kembali. Tanaman padi yang baru berumur tiga minggu itu hampir 80 persen rusak akibat diterjang banjir. ”Sawah milik saya dipenuhi air dan lumpur akibat banjir,” ujarnya.

Sedangkan Ridwan, petani buah naga mengungkapkan hal senada. Kebun buah naga miliknya yang sedang berbunga juga rusak diterjang banjir. Akibat banjir itu, buah naga miliknya diprediksi tidak dapat tumbuh normal dan busuk sebelum berbuah. ”Kalau begini buah naga akan busuk karena kelebihan air,” ungkapnya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

Baca :
Jelang Natal & Tahun Baru 2020, PT KAI Daop 9 Pantau Titik-Titik Rawan