Beranda Sosial Pasha Sindir Pelaku Tawuran

Pasha Sindir Pelaku Tawuran

0
2027
KONSER DAMAI: Pasha Ungu tampil di stadion Diponegoro Banyuwangi Sabtu malam lalu (29/12).
KONSER DAMAI: Pasha Ungu tampil di stadion Diponegoro Banyuwangi Sabtu malam lalu (29/12).
KONSER DAMAI: Pasha Ungu tampil di stadion Diponegoro Banyuwangi Sabtu malam lalu (29/12).

BANYUWANGI – Grup band Ungu tampil menggebrak di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Sabtu malam (29/12). Ribuan penonton memadati arena konser musik spektakuler yang digelar dalam rangka deklarasi pemuda, pelajar, dan mahasiswa anti narkoba, anti-HIV/AIDS, dan anti-kekerasan tersebut. Konser musik gratis tersebut juga merupakan rangkaian Banyuwangi Festival untuk memeriahkan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-241.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Konser itu terasa spesial karena, penonton disuguhi tarian tradisional sebelum penampilan band Ungu. Belum cukup sampai di situ, drummer Banyuwangi yang sukses memecahkan rekor menggebuk drum terlama Guinness Book of Record, Kunto Hartono, juga unjuk kebolehan di hadapan penonton. Kali ini, pria yang setia mempertahankan ciri khas rambut gondrong itu tampil bersama Kunto Band.

Setelah penampilan band pembuka, seluruh penonton dan tamu undangan yang terdiri dari Bupati Abdullah Azwar Anas, Wabup Yusuf Widyatmoko, dan sejumlah pejabat Forpimda serempak berdiri. Mereka lantas menyanyikan lagu Padamu Negeri. Selanjutnya, tibalah saatnya penandatanganan deklarasi pemuda, pelajar dan mahasiswa anti narkoba, anti-HIV/AIDS, dan antikekerasan.

Dalam deklarasi tersebut, mereka menyatakan perang terhadap penyalahgunaan narkoba; tidak melakukan seks bebas agar terhindar dari HIV/AIDS; dan tidak melakukan kekerasan di mana pun. Mereka juga mengutuk segala bentuk kekerasan. Deklarasi tersebut ditandatangani oleh bupati, wabup, Ketua DPRD, ketua Majelis Ulama Indonesai (MUI) Banyuwangi, serta tokoh agama Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha. Tidak ketinggalan, perwakilan unsur media massa yang diwakili Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi, Choliq Baya.

Sejumlah perwakilan pemuda, pelajar, dan mahasiswa juga membubuhkan tanda tangan dalam deklarasi tersebut. Dalam sambutannya, Bupati Anas mengatakan, komitmen para pemuda, pelajar, dan mahasiswa yang ditunjukkan saat deklarasi Sabtu malam, itu diharapkan dapat memperkuat tekad seluruh generasi muda untuk menjauhi narkoba dan HIV/AIDS. “Mari kita jaga diri kita dan orang-orang terdekat kita, karena banyak anak muda yang terjangkit HIV/AIDS,” ujarnya.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

error: Uppss.......!