Paving Dicat Warna-warni, Penuh Bunga Terasa Asri

0
931

jalan-gang-cempaka-putih-lingkungan-singowignyo-kelurahan-singoturunan-terlihat-mencolok-dengan-cat-warna-warni

BERBAGAI macam cara dilakukan warga agar kampungnya terlihat berbeda. Agar kampung mereka terlihat berbeda dengan kampung  lain, warga Gang Cempaka Putih, Kelurahan Singotrunan, secara swadaya menyulap kampungnya  menjadi lebih berwarna.

Jalanan paving kampung dicat sedemikian rupa agar terlihat lebih mencolok. Ada warna merah, kuning,  biru, hijau, putih, dan lain sebagainya. Tema pengecatan setiap tahun berbeda-beda. Tahun ini tema yang diusung adalah gambar segitiga besar yang berada di tengah-tengah jalan.

”Setiap tahun berbeda, tahun sebelumnya kita beri gambar batik gajah oleng,” kata Hari Santoso, 54, ketua RT 03/RW02, Lingkungan Singowignyo. Warga sengaja mengubah tema yang   ada di jalan tersebut agar gambar tidak monoton begitu saja. Selain itu, gambar memang  perlu diperbarui setiap tahunnya,  karena warna dari cat yang ada
di paving jalan semakin lama  semakin memudar.

”Ini urunan warga sendiri. Ada yang menggunakan cat genting, ada juga yang cat tembok,” kata Hari. Selain keunikan kampung dengan jalanan paving berwarna-warni ini, di Gang Cempaka Putih  juga banyak berdiri pot bunga  di pinggir jalan. Tanaman merambat juga sengaja di pasang di  sepanjang gang agar jalan kampung terkesan lebih rindang.

”Tanaman menjalar seperti buah markisa dan buah anggur, kita tanam di sekitar para-para dari besi. Ini agar tanaman menjalar di sana dan membuat jalan lebih iyup (tidak panas),” tambahnya. Hari menceritakan, inovasi untuk membuat kampungnya menjadi terlihat lebih mencolok  ini tercetus pada tahun 2013 lalu.

Awal pengecatan hanya dilakukan  di depan rumahnya saja. Pengecatan awal juga tidak langsung  di paving jalan, melainkan hanya di pot-pot bunga yang ada di depan rumahnya. Ingin lebih terlihat lebih ramai,  akhirnya dia berinisiatif untuk  mengecat paving depan rumahnya dengan cat warna-warni baik  warna merah, kuning, hijau, biru dan lain sebagainya.

Dilihat  sangat bagus, akhirnya warga sekitar meniru inovasi dari Hari  ini. Nah, agar terlihat lebih menarik dan terarah, akhirnya ditentukan sebuah tema pengecatan  paving di sepanjang jalan Gang Cempaka Putih. ”Awal tema gajah  oleng itu, tahun berikutnya full cat warna-warni bebas, terus  segitiga hingga saat ini,” tandas Hari.

Di awal inovasi ini dijalankan, sejatinya ada lampu led yang juga di pasang di sepanjang Gang Cempaka Putih. Namun, sejauh  ini lampu yang dipasang banyak dicuri orang yang tidak bertanggung-jawab. Akhirnya, warga  pun enggan untuk memasang  lampu warna-warni di jalanan  kampung.

”Dulu kalau malam berkilau warna-warni, tapi  lampunya banyak dicuri orang,” jelas pemilik warung rujak di Gang Cempaka Putih ini. Dengan adanya inovasi yang dilakukan warga secara swadaya sejak tahun 2013 lalu ini, akhirnya Gang Cempaka Putih berhasil  meraih Juara II Lomba Banyuwangi Hijau kategori kampung berseri pada tahun 2014 lalu.

Mendapatkan kategori juara menambah semangat warga  membuat kampung lebih menarik. Selain pengecatan paving,  penghijauan di sepanjang jalan kampung terus ditambah. ”Selain dari warga, setelah mendapatkan  juara ini, kita juga mendapatkan bantuan vertikal garden yang bisa kami gunakan sebagai rak bunga dari DKP Banyuwangi,”  katanya.

Tidak hanya agar menang lomba kampung, inovasi mengubah kampung menjadi kampung berseri itu dilakukan juga untuk  warga sendiri. Diharapkan dengan warna-warni yang ada di sepanjang jalan warga bisa tetap ceria dalam menghadapi setiap aktivitasnya.

Banyaknya tanaman bunga  maupun tanaman menjalar di sepanjang jalan dilakukan juga agar kampung menjadi lebih teduh, asri dan bersih. ”Jika kampung bersih, asri dan sejuk tentu  warga menjadi betah lebih di  rumah. Kita tidak berhenti di sini saja. Akan ada inovasi baru agar kampung kami terlihat  menarik. Kerja bakti bersih-bersih kampung terus kami jalankan  sebulan dua kali,” pungkasnya.  (radar)

Loading...


Kata kunci yang digunakan :