Beranda Sosial Pembuatan Minyak Cengkih di Desa Sragi

Pembuatan Minyak Cengkih di Desa Sragi

0
1378

Limbah Daunnya Diolah Jadi Minyak Pijat dan Balsem


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

POHON cengkih banyak ditemukan di kawasan dataran tinggi. Warga yang memiliki tanaman itu tidak memotong atau menebang sembarangan. Sebab, pohon ini termasuk pohon emas karena manfaatnya cukup banyak. Wilayah Kabupaten Banyuwangi yang daerahnya banyak dataran tinggi, termasuk penghasil cengkih, itu seperti di Kecamatan Songgon, Kecamatan Licin, dan  sebagian Kecamatan Kalipuro.

Pohon cengkih itu termasuk tanaman yang bisa dimanfaatkan secara maksimal mulai batang pohon, ranting, gagang daun, hingga daun. Semua memiliki nilai jual dan itu bisa mendatangkan pundi-pundi rupiah. Yang kini mulai banyak  ditekuni warga adalah home industry pengolahan minyak cengkih dengan memanfaatkan sampah daun yang sudah mengering.

Sampah daun cengkih kering yang banyak berserakan di bawah pohon kini oleh warga di kumpulkan untuk dijual kepada pengepul. Selanjutnya, sampah itu diolah dan dibuat minyak atsiri. Harga daun cengkih kering harganya Rp 1.200 per kilogram (Kg).

Gagang daunnya yang kering mencapai Rp 8.000 per Kg.  Salah satu home industry yang membuat minyak atsiri cengkih itu berada di Dusun Pertapan, Desa  Sragi, Kecamatan Songgon, yang dikelola Abdul  Ghofur, 26. Usaha pembuatan minyak cengkih itu telah dirintis oleh ayahnya, Slamet, 60, sejak 15  tahun lalu.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

error: Uppss.......!