Pemkab Banyuwangi dan Go-Jek Kolaborasi Mudahkan Warga Miskin

0
822
Bupati Anas bersama dengan CEO Go-Jek Nadiem Makarim.
Bupati Anas bersama dengan CEO Go-Jek Nadiem Makarim.

JAKARTA – Pemkab Banyuwangi dan Go-Jek Indonesia berkolaborasi memperluas sinergi untuk meningkatkan pelayanan publik. Ini merupakan kolaborasi pertama di Indonesia antara Go-Jek dan pemerintah daerah.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan, pemanfaatan teknologi tidak dapat dihindari. Pemerintah daerah harus dapat memanfaatkannya untuk pelayanan kepada masyarakat. ”Ini adalah wujud konkret pemerintahan daerah merangkul inovasi-inovasi sosial, karena pemerintah jelas tak bisa berjalan sendirian,” kata Anas.

CEO Go-Jek Nadiem Makarim mencicipi produk UMKM kuliner Banyuwangi dalam konferensi pers Kolaborasi Go-Jek dengan Pemkab Banyuwangi di Jakarta, Rabu (15/11).

 

Selain dengan Go-Jek, sambung Anas, Pemkab Banyuwangi juga telah dan akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memajukan daerah. ”Sebentar lagi kami juga berkolaborasi dengan start-up teknologi kelas dunia untuk pemerataan pendidikan. Kami ingin bukan hanya anak orang kaya yang bisa dapat les tambahan, tapi juga anak warga miskin lewat pembelajaran berbasis internet hingga ke desa-desa,” kata Anas.

Loading...

Kolaborasi antara Go-Jek dan Pemkab Banyuwangi di antaranya pengantaran obat untuk program ”Gancang Aron”, yaitu program pengiriman obat bagi warga miskin yang sedang sakit. Gancang aron dalam bahasa setempat berarti ‘lekas sembuh’.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2