Pemuda-Wartawan Menolak Kekerasan

0
363
AKSI: Aktivis Kopera 17 bersama wartawan menggelar teatrikal di Simpang Lima, Banyuwangi, pagi kemarin.
AKSI: Aktivis Kopera 17 bersama wartawan menggelar teatrikal di Simpang Lima, Banyuwangi, pagi kemarin.

BANYUWANGI – Belasan anggota Komunitas Pemuda Wirausaha 17 (Kopera 17) menggelar aksi unjuk rasa di Simpang Lima, Banyuwangi, pagi kemarin (17/10). Aksi tersebut mereka lakukan sebagai seruan agar tawuran distop dan menolak kekerasan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Loading...

Aksi tersebut dilakukan, menyusul maraknya tawuran antarpelajar yang terjadi di sejumlah daerah di tanah air akhir-akhir ini. Para aktivis tersebut juga menyerukan, agar para pemuda bangkit dari keterpurukan dan segera menatap masa depan dengan cara mengangkat harkat dan martabat diri sendiri, serta terlibat aktif dalam berbagai kegiatan positif.

Pemuda harus bersemangat melalui wirausaha dan tidak menjadi pengangguran. Masyarakat yang bermartabat adalah masyarakat yang bekerja dan berusaha,” ujar seorang orator Lantaran misi yang diusung sejalan, yakni menolak segala bentuk kekerasan, sejumlah wartawan pun bergabung dalam unjuk rasa tersebut.

Para jurnalis Bumi Blambangan tersebut mengecam ke kerasan yang dilakukan oknum perwira TNI-AU terhadap wartawan yang sedang meliput jatuhnya pesawat TNI di Riau. Di akhir aksi, mahasiswa menggelar aksi teatrikal menendang wartawan hingga jatuh dan langsung mencekik wartawan yang sudah terkapar di aspal tersebut. (radar)