Pemudik dari Bali Melonjak 17 Persen

0
243

pemudikKALIPURO – Peningkatan arus mudik dari Pulau Dewata menuju Banyuwangi mulai terasa kemarin (19/7). Jumlah pengguna jasa penyeberangan dari arah Bali menuju Jawa diprediksi sudah melonjak sekitar 17 persen dibanding hari biasa. Peningkatan jumlah kendaraan yang menyeberang di Selat Bali tersebut bukan hanya kendaraan barang. Mobil-mobil pribadi dan motor juga mulai ramai. Peningkatan penumpang tak hanya terjadi dari arah Gilimanuk, penumpang dari Jawa menuju ke Bali juga meningkat.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Manager Operasional PT. ASDP Indonesia Ferry (PT IF), Cabang Ketapang, Saharuddin Koto mengatakan, peningkatan penyeberangan tersebut diprediksi akan terus meningkat setiap hari. ”Setiap hari akan terus ada peningkatan,” ujarnya saat dikonfirmasi kemarin. Saharuddin memperkirakan, puncak arus mudik akan terjadi empat hari sebelum Lebaran.Pada hari itu, diperkirakan kepadatan kendaraan akan melonjak signifikan. ”Pada H-4 itu, kami perkirakan sudah sangat ramai,” jelasnya.  

Sementara itu dari data PT. IF cabang Ketapang, peningkatan kendaraan dari pelabuhan Ketapang masih berkisar antara 15 persen hingga 17 persen. Persentase peningkatan tersebut, tidak jauh beda dengan peningkatan pengguna jasa penyeberangan lima hari sebelumnya. Lima hari lalu, peningkatan pengguna jasa penyeberang di Selat Bali didominasi oleh kendaraan- kendaraan pengangkut barang. Waktu itu, peningkatan kendaraan barang diperkirakan mencapai 15 persen.

Sementara itu, arus penyeberangan dari arah Gilimanuk menuju Jawa menunjukkan tren peningkatan lebih pesat. Jika dibandingkan dengan penumpang feri dari arah Ketapang, arus pengguna jasa penyeberangan dari arah Gilimanuk jauh lebih  deras. Sebab, para pekerja asalPulau Jawa yang bekerja di Bali dan Lombok sudah mulai mudik ke daerah asal. Manager Operasional Pelabuhan Gilimanuk, Wahyudi Susianto membenarkan, adanya peningkatan arus penyeberangan dari pelabuhan Gilimanuk. 

”Ya, sudah mulai ramai,” ujarnya. Akan tetapi, Wahyudi masih belum bisa memastikan berapa angka pasti persentase peningkatan penumpang tersebut. ”Yang jelas sudah ada peningkatan. Terkait berapa persentase peningkatannya, masih belum bisa dipastikan,” tuturnya. Dari pantauan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin, penyeberangan dari pelabuhan Gilimanuk sudah mulai ramai. Jenis kendaraan yang menyeberang juga masih didominasi mobil pribadi dan sepeda motor.

”Ya, lebih ramai yang dari Gilimanuk,” ujar Ali Ahmad, salah satu loper koran di Pelabuhan Gilimanuk. Sementara itu, beberapa pekerjaan berbaikan beberapa fasilitas di area Pelabuhan Ketapang sudah mulai rampung kemarin. Bahkan, pengecatan fasilitas di sekitar pelabuhan Ketapang sudah selesai seluruhnya. Ditargetkan, semua pekerjaan proyek di pelabuhan Ketapang akan tuntas pada H-4 Lebaran mendatang. ”H-4 sudah tidak ada lagi pekerjaan,” pungkas Saharuddin Koto. (radar)

Loading...