Pendukung Jokowi-JK Targetkan 80 Persen Suara

0
215

Jokowi-JKBANYUWANGI – Tim pemenangan pasangan calon presiden (capres) Joko Widodo dan calon wakil presiden (cawapres) Jusuf Kalla (JKW-JK) Banyuwangi memasang target tinggi pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 9 Juli mendatang. Tidak tanggungtanggung, tim pemenangan pasangan capres-cawapres poros PDI Perjuangan itu menargetkan 80 persen dukungan dari masyarakat Bumi Blambangan berhasil diraih.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Tim pemenangan JKW-JK resmi dideklarasikan kemarin (29/5). Deklarasi yang digelar di ruko Jalan Kepiting itu dihadiri Tim Pemenangan Nasional JKW-JK, Aksa Mahmud dan Erwin Aksa, Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP)Ansor, Nusron Wahid; dan Sekretaris DPW PKB Jatim Th oriqul Haq. Deklarasi itu juga dihadiri pimpinan dan pengurus seluruh parpol pengusung JKW-JK Banyuwangi, ada PDI Perjuangan,  Partai NasDem, PKB, Partai Hanura, dan PKPI. 

Dalam sambutannya, Tim Pemenangan JKW-JK Jatim, Thoriqul Haq mengatakan, tidak ada pilihan lain bagi Indonesia saat ini kecuali JKW-JK jadi pasangan presiden dan wakil presiden. “Kenapa Jokowi, karena Pak Jokowi sama dengan kita. Sama-sama wong deso,” ujarnya. Dikatakan, Jokowi adalah pilihan pas menjadi presiden. Jokowi terpilih sebagai Wali Kota Solo dengan dukungan 90 persen masyarakat, itu berarti Jokowi dicintai rakyatnya.

Jokowi juga terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta karena rakyat Jakarta butuh perubahan. “Dan kali ini, masyarakat menginginkan Jokowi menjadi capres,” cetusnya. Ketum GP Ansor, Nusron Wahid yang juga anggota DPR RI dari Partai Golkar mengungkapkan, dirinya mendukung pasangan JKW-JK karena pasangan capres-cawapres tersebut merupakan perwakilan ukhuwah nahdhiyah. Cawapres JK adalah mantan Pandu Ansor yang sekarang menjabat mustayar Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU). 

“Insya Allah kita akan mendukung (JKW-JK) tanpa melibatkan struktur NU,” paparnya. Saat ditanya apakah dirinya tidak takut disanksi pergantian antar waktu (PAW) sebagai anggota DPR RI karena Partai Golkar mendukung pasangan capres-cawapres lain, Nusron mengaku tidak gentar. “Ini masalah pilihan hati nurani. Saya tidak takut di-PAW. Pak JK adalah mantan ketua umum Golkar. Kenapa tidak kita dukung,” jlentrehnya.

Ketua Tim Pemenangan JKW-JK Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko menuturkan, jika seluruh pendukung JKW-JK solid dan kerja keras, pihaknya optimistis 80 persen dukungan rakyat Banyuwangi akan mengalir untuk JKW-JK.Tim Pemenangan JKW-JK akan melakukan strategi mendatangi masyarakat secara door to door alias dari pintu ke pintu. Sementara itu, Nusron Wahid sebelum menghadiri deklarasi tim pemenangan JKW-JK menggelar pertemuan dengan pengurus MWC NU, Ranting NU, Muslimat, Fatayat dan Ansor se-Banyuwangi di Ponpes Darussalam Blokagung, Kecamatan Tegalsari Banyuwangi. 

Nusron datang di Ponpes DarussalamBlokagung, Kecamatan Tegalsari Banyuwangi bersama adik ipar cawapres Yusuf Kalla, Aksa Mahmud dan Erwin Aksa CEO Bosowa Grup. Nusron bersama rombongan datang ke Banyuwangi menggunakan pesawat pribadi Aksa Mahmud dan mendarat di Bandara Blimbingsari Banyuwangi. Dari Bandara Blimbingsari, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Ponpes asuhan KH. Hisyam Syafa’at. Di sana ratusan pengurus NU mulai dari tingkat ranting sampai cabang sudah menunggu kehadiran ketua GP Ansor tersebut.

Usai menghadiri konsolidasi dengan pengurus NU dan banom-banomnya di Ponpes Darussalam Blok Agung Nusron bersama rombongan langsung meluncur ke Banyuwangi untuk menghadiri deklarasi tim pemenangan pasangan Jokowi Jusuf Kalla Banyuwangi Ketua PCNU Banyuwangi KH. Masykur ikut menyampaikan sambutan dalam pertemuan yang  berlangsung sederhana di Aula Ponpes Darussalam Blokagung itu. Masykur menyampaikan, pemilihan presiden pada 9 Juli mendatang, warga NU tidak perlu bingung-bingung dan ragu lagi untuk memilih calon presiden. Pi lih pasangan calon yang memiliki perhatian terhadap Nahdlatul Ulama. (radar)

Loading...