Beranda Hukum Pengamen Tangkap Pengamen

Pengamen Tangkap Pengamen

0
433

KALIBARU- Nasib apes menimpa Roni Jaya, 33, seorang pengamen asal Dusun Krajan, Desa Gumirih, Kecamatan Singojuruh. Gara-gara mencuri sejumlah pakain di toko milik Mustofa, 40, pedagang di Pasar Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, dia harus mendekam di ruang tahanan Polsek Kalibaru, kemarin.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Menariknya, pelaku bukan ditangkap aparat kepolisian. Sebaliknya, Roni diringkus oleh teman seprofesinyai sesama pengamen. Bapak dengan tiga anak tersebut ditangkap ketika sedang ngamen di Lampu Merah Desa Genteng Kulon,
Kecamatan Genteng, kemarin Begitu berhasil ditangkap, oleh rekannya sesama pengamen, pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Kalibaru untuk diserahkan ke petugas.

Kapolsek Kalibaru AKP Suwanto Barri melalui Kanitreskrim Aiptu Abdul Karim mengatakan, kasus pembobolan toko yang dilakukan oleh pelaku, sebenarnya sudah berlangsung pada 06 Pebruari lalu. Saat melakukan aksinya pada pukul 02.00 dini hari tersebut, dia tidak sendirian, namun bersama Ari, rekannya sesama pengamen asal Kota Malang.

Loading...

Usai melakukan aksinya tersebut, kedua pelaku naik kereta api dari stasiun kereta api Kalibaru menuju arah Rogojampi. “Nah di Rogojampi, pakaian hasil curian tersebut mereka jual ke Pasar Rogojampi, dengan harga sangat murah,” ujarnya. Polisi sendiri yang keesokan harinya menerima laporan korban berusaha mencari pelaku, salah satunya dengan cara melakukan kerjasama dengan rekan pengamen.

“Teman-teman pengamen juga ingin menjaga nama baiknya, makanya ketika ada rekannya yang berbuat seperti ini, ditangkap sendiri, oleh mereka,” tuturnya. Bagaimana dengan Ari?  Ternyata dia kabur dengan membawa uang Rp 900 ribu dan sisa pakaian yang belum terjual. “Waktu jual di Rogojampi, ba-

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

error: Uppss.......!