Penumpang Feri Terus Mengalir

0
377
RAMAI: Suasana areal parkir kendaraan di Pelabuhan Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, siang kemarin.
RAMAI: Suasana areal parkir kendaraan di Pelabuhan Ketapang,Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, siang kemarin.
RAMAI: Suasana areal parkir kendaraan di Pelabuhan Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, siang kemarin.

SEMENTARA itu, sehari jelang pergantian tahun 2012 kemarin (30/12), penumpang penyeberangan Ketapang-Gilimanuk mengalami penurunan. Walau terjadi penurunan, namun antrean kendaraan penumpang masih terjadi. Antrean itu merupakan sisa dari lonjakan penumpang pada hari sebelumnya. Lonjakan penumpang liburan tahun baru 2013, mulai terjadi sejak Sabtu dini hari (29/12).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Sepanjang hari Sabtu lalu, antrean kendaraan mewarnai pelabuhan penyeberangan Ketapang. Antrean kendaraan baru tuntas diseberangkan ke pulau Bali sekitar pu kul 12.15 Minggu kemarin (30/12). Malam hingga siang kemarin, antrean kendaraan masih cukup padat Sedangkan siang hari, antrean panjang sudah tidak terlihat lagi.

Loading...

Walau sudah tidak ada antrean panjang, namun kendaraan warga yang akan bertahun baru di Bali masih terus mengalir. “Penumpang sudah turun dari hari sebelumnya,” ujar Manager Operasi PT ASDP Indonesia Ferry (PT IF) Ketapang, Saharuddin Koto. Kelancaran pelabuhan penyeberangan, tidak berlangsung lama. Pada sore kemarin, ratusan penumpang kendaraan kembali memadati pelabuhan. Kedatangan ratusan kendaraan keluarga (KK) itu, kembali memicu antrean.

Walau tidak sampai memenuhi halaman parkir, namun separo fasilitas parkir kendaraan PT IF Ketapang penuh. Hanya parkir untuk bus pariwisata dan kendaraan barang yang terlihat lengang. Di shelter bus dan truk, hanya ada beberapa kendaraan yang antre untuk masuk kapal. Kemungkinan besar, lonjakan penumpang tidak akan terjadi lagi. Sebab, warga yang berlibur sebagian besar di Bali. “Mereka lebih awal ke Bali saat bersamaan liburan natal lalu.

Sebagian besar, mereka menghabiskan masa liburan hingga tahun baru di Bali,” kata Saharuddin. Lonjakan penumpang liburan natal dan tahun baru, terjadi karena berdekatan dengan liburan sekolah. Liburan tidak hanya dilakukan sekolah, namun juga dilakukan kalangan guru. Mereka memanfaatkan liburan panjang sekolah, natal dan tahun baru untuk berlibur bersama keluarganya. “Setelah tahun baru, lonjakan penumpang akan terjadi di pelabuhan Gilimanuk,” katanya. (radar)

Lanjutkan Membaca : 1 | 2