Perajin Batik Back to Nature

0
1395

Sementara itu, Merdi Sihombing mengapresiasi geliat UMKM batik di Banyuwangi. Dia menilai, batik Banyuwangi punya potensi besar untuk dikembangkan. Apalagi, secara bertahap pasar mulai terbentuk dengan kehadiran para wisatawan.

“Asal telaten, lalu ada sentuhan marketing, ini akan sangat bagus. Sistem kerjanya  perlu dibangun. Dengan pewarna alam pasarnya sangat tinggi. Di sini saya mendorong kreativitas, bagaimana membentuk komposisi  dan pewarnaan. Potensinya luar biasa,” kata dia.

Sebelumnya, Kepala Seksi (Kasi) Sumber Daya Industri dan Sarana Prasarana Industri Direktorat   Industri Kecil Menengah (IKM)  Kemenperin, Eripson Mangasi,  mengatakan tren back to nature  tengah merebak di negara-negara  Eropa dan berbagai belahan dunia.

“Bahkan, di Eropa penggunaan zat pewarna sangat ketat,” ucapnya.  Dengan memanfaatkan pewarna alam, imbuh Eripson, selain  akan lebih ramah lingkungan,  batik Banyuwangi juga akan  lebih diminati di kancah internasional.(radar)

Lanjutkan Membaca : First | ← Previous | 1 | 2 |3 | Last