Perang Spanduk di Lahan Sengketa

0
592
TANAH SENGKETA: Spanduk yang mengatasnamakan tanah milik Pemkab Banyuwangi di Dusun Krajan, Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore. | RUWET: Spanduk yang mengklaim memiliki sertifi kat hak milik juga terpasang di lahan sengketa seluas 38 hektare.
TANAH SENGKETA: Spanduk yang mengatasnamakan tanah milik Pemkab Banyuwangi di Dusun Krajan, Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore. | RUWET: Spanduk yang mengklaim memiliki sertifi kat hak milik juga terpasang di lahan sengketa seluas 38 hektare.

GLENMORE – Ada yang menarik ketika melintasi jalan raya Jember, tepatnya di Dusun Krajan, Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore. Bila kita menoleh ke arah selatan, maka akan jelas terlihat banyak spanduk bertuliskan dari dua kubu yang mengklaim kepemilikan lahan bekas hak guna usaha (HGU) PT. Makarti tersebut.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Loading...

Tepat di sisi timur dan barat ada dua spanduk berukuran 50 cm x 2  meter bertuliskan “Tanah milik Pemerintah Kabupa ten Banyuwangi” sedang di tengahnya ada spanduk de ngan ukuran hampir sama ber tuliskan “Tanah Bersertifikat SHM Hak Milik” Bukan hanya dua spanduk tersebut yang saling bertentangan.

Lokasi lahan yang sangat strategis tersebut juga sudah dikapling menjadi beberapa bagian dan siap jual. Belum jelas siapa yang memasang dua macam spanduk saling bertentangan itu. Hanya saja, beberapa sumber menyebutkan bahwa selama ini pihak yang mengklaim diri sebagai pemilik sertifikat memang menggugat Badan Pertanahan Nasional (BPN) Banyuwangi ke Pengadilan Negeri Banyuwangi.

Bahkan gugatan tersebut sampai ke tingkat Peninjauan Kembali (PK), namun hakim Mahkamah Agung menolak isi gugatan yang dilayangkan oleh penggugat. Sayangnya, wartawan koran ini belum bisa mengkroscek lebih lanjut ke para pihak yang bersengketa, mengenai kebenaran kabar gugatan yang ditolak oleh hakim PK tersebut. Sebab pihak penggugat atas nama Budiono, ternyata beralamat di  Bondowoso. (radar)