Peringati G30S PKI AMBAK Gelar Aksi Bisu Tolak Bangkitnya PKI

0
578

BANYUWANGI – Peringatan 50 tahun Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S-PKI) kemarin (30/9) diwarnai aksi bisu yang dilakukan sekelompok masyarakat yang menamakan dirinya sebagai Aliansi Masyarakat Banyuwangi Anti Komunis.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Aksi bisu tersebut dilakukan selama dun jam sajak pukul 09.00 sampai 11.00 di beberapa sisi Simpang Lima, Banyuwangi.  Selain berdiri terdiam, aliansi masyarakat yang terdiri atas belasan orang itu juga memasang poster di empat sisi jalan.

Inti isiposter itu adalah menolak munculnya kembali gerakan-gerakan komunisme di Bumi Blambangan. Koordinator Aksi, Aman Fathurahman, mengatakan aksi merekabukanlah gerakan memusuhi keturunan PKI.  Kata Aman, gerakanitu dilakukan untuk mengingatkan bahwa ideologi komunis tidak tapat berada di Banyuwangi.

Terlebih jika ada beberapa orang yang ingin mendirikan kembali partai atau gerakan yang serupa dengan PKI. Sebab, menurut pria yang mengaku menjadi salah satu saksi sejarah G30S PKI itu, kondisi ketika terjadi gerakan itu sangat kacau.

Banyak terjadi pembunuhan yang dilakukan para simpatisan partai berlambang palu arit itu terhadap para pemuda Ansor dan tokoh agama. “Ideologi komunis jelas bertentangan dengan Pancasila. Jika orang menginginkan berdirinya PKI kembali, tentu melukai mayoritas warga muslim NU dan TNI yang 7 jenderalnya menjadi korban,” ujar Aman.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2