Perusahaan Pengirim Triyanto Sudah Tutup

0
393

WONGSOREJO  – Keluarga Triyanto Basuki dan Lugiyati, tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Desa Sidodadi, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, yang disiksa di Arab Saudi, kesulitan melacak perusahaan yang mengirimkan mereka. Pihak keluarga bermaksud meminta perusahaan pengerah TKI itu segera memulangkan pasangan suami istri tersebut.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

H. Rusdi, adik ipar Triyanto mengatakan, pihak keluarga di Wongsorejo sulit mencari nama dan alamat jelas perusahaan jasa pengerah TKI yang memberangkatkan kakaknya. Menurut Rusdi, perusahaan pengerah TKI itu berkantor di Jakarta. Namun, alamat perusahaan tersebut tidak diketahui dengan jelas.

Pihak keluarga mendapat informasi bahwa perusahaan yang memberangkatkan Triyanto dan Lugiyati sudah tutup. Perusahaan itu dikabarkan tidak bisa beroperasi karena izin operasionalnya dicabut pemerintah. “Kabar sementara yang saya peroleh, pemiliknya sudah meninggal dunia,” ujar Rusdi.

Lantaran sulit melacak perusahaan yang mengirimkan Triyanto dan Lugiyati, pihak keluarga berusaha meminta bantuan persatuan TKI di Arab Saudi untuk memberikan pertolongan. Keluarga berharap, Triyanto dan Lugiyati segera dipulangkan ke Indonesia sebelum terjadi hal-hal yang tidak di inginkan. Jika terlalu lama mendapat penyiksaan, keluarga khawatir Triyanto dan Lugiyati melakukan perlawanan sehingga timbul hal-hal yang tidak diinginkan.

Loading...

Kabar terakhir yang diperoleh keluarga, persatuan TKI di Arab Saudi tengah berusaha memulangkan keduanya. Keluarga berharap, persatuan TKI berhasil memulangkan Triyanto dan Lugiyati ke Indonesia dengan selamat. Untuk diketahui, pasutri Triyanto dan Lugiyati, warga Desa Sidodadi, Kecamatan Wongsorejo, disiksa majikannya di Arab Saudi. Pasutri tersebut bekerja sebagai sopir dan pembantu rumah tangga di Arab Saudi.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2