Pesan Pisang Goreng Cukup Lewat Online

0
982
Supriyadi Wajabe membuka aplikasi warung Singojuruh disaksikan Camat Singojuruh Mohammad Lutfi (kanan) dan Plt. Kepala Dinas DPMD Zen Kostolani.

PEMILIK warung yang menyajikan berbagai macam kuliner khas di Kecamatan Singojuruh semakin menjamur seiring dengan menggeliatnya kunjungan wisatawan di Banyuwangi. Para penjual kuliner bisa dilihat hampir di seluruh tepi jalan, gang sempit, hingga di depan rumah.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Warung kecil yang bermodal di bawah Rp 1 juta itu menyajikan berbagai menu yang cukup menjanjikan dan cita rasa yang tak kalah dengan chef hotel bintang lima. Sayangnya, harga jual kuliner makanan dan minuman di Kecamatan Singojuruh itu sangat murah, jika dibandingkan dengan harga makanan dan minuman di Kecamatan Rogojampi yang hanya berjarak sekitar empat kilometer.

“Jika di Rogojampi harga satu buah pisang goreng sudah seribu rupiah, tapi jika di Singojuruh harganya masih harga desa yakni Rp 500 per biji dengan besar dan rasa yang tidak jauh berbeda,” ungkap Supardi Wajabae, 37, salah seorang pemuda asal Singojuruh .

Loading...

Kondisi itulah yang membuat para pemuda dari berbagai desa di Singojuruh tergerak untuk bersama-sama ikut menyejahterakan para pemilik warung bermodal kecil tersebut. Salah satu terobosan yang dilakukan yakni dengan ikut mempromosikan setiap warung kecil yang memiliki cita rasa recommended melalui media sosial.

Karena masih belum maksimal, belasan pemuda tersebut akhirnya memutuskan dengan membuat aplikasi yang bisa downmload di playstore dengan harapan warga dari seluruh Banyuwangi bisa mengetahui potensi kuliner makanan dan minuman yang ada di Kecamatan Singojuruh.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last