Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Pipa PUDAM Terkena Alat Berat Proyek Pasar Banyuwangi, Lima Kelurahan Alami Penurunan Debit Air

pipa-pudam-terkena-alat-berat-proyek-pasar-banyuwangi,-lima-kelurahan-alami-penurunan-debit-air
Pipa PUDAM Terkena Alat Berat Proyek Pasar Banyuwangi, Lima Kelurahan Alami Penurunan Debit Air

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Insiden alat berat proyek revitalisasi Pasar Banyuwangi yang mengenai jaringan air Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) berdampak pada para pelanggan.

Sejumlah pelanggan PUDAM di lima kelurahan harus merasakan penurunan debit air sejak akhir Desember.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (20/12) lalu. Salah satu jaringan pipa rusak karena terhantam alat berat jenis ekskavator yang sedang melakukan pengerukan drainase. Akibatnya, distribusi air bersih mengalami penurunan debit.

Direktur Teknik PUDAM Banyuwangi Waris Paksono membenarkan dampak dari kejadian tersebut pada distribusi air bersih pada masyarakat.

Dia mengakui selama proses pembangunan drainase, pipa lama kerap terdampak alat berat seperti backhoe.

Pihaknya selalu melakukan perbaikan darurat agar gangguan layanan tidak berlangsung lama.

”Memang saat pekerjaan sering kena backhoe, tapi langsung kita tangani. Sekarang karena pasar belum selesai, pipa lama dari sisi timur dan barat kita tutup sementara,” kata Waris.

Sementara ini PUDAM hanya mengandalkan satu jalur pipa yang mengarah ke utara melalui kawasan Mal Pelayanan Publik.

PUDAM juga telah mengumumkan gangguan ini kepada pelanggan di sejumlah wilayah, di antaranya Kelurahan Kampung Melayu, Temenggungan, Kepatihan atau Lingkungan Kampung Ujung, Karangrejo, dan sebagian Kertosari.  Wilayah-wilayah tersebut saat ini mengalami penurunan debit air.

“Sementara ini memang ada penurunan debit karena hanya lewat satu pipa. Tapi nanti setelah pasar selesai dan pipa baru kita konekkan, insyaAllah semua wilayah terdampak kembali normal,” tegas Waris.

Terkait waktu penyelesaian, Waris menyebut masih menunggu progres dari pihak pengelola Pasar Banyuwangi. Meski begitu, PUDAM terus melakukan pemantauan setiap hari.

“Kepastiannya  kami menunggu selesainya pekerjaan pasar. Tapi kami usahakan bulan ini sudah tuntas,” tegasnya. 

Sekretaris Dinas PU CKPP Banyuwangi Ebta Andharisandi mengatakan, proyek pengerjaan revitalisasi pasar dikerjakan oleh rekanan dari Kementerian PUPR.

Jika memang kerusakan terjadi akibat pengerjaan proyek revitalisasi maka hal tersebut menjadi tanggung jawab rekanan.


Page 2


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Insiden alat berat proyek revitalisasi Pasar Banyuwangi yang mengenai jaringan air Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) berdampak pada para pelanggan.

Sejumlah pelanggan PUDAM di lima kelurahan harus merasakan penurunan debit air sejak akhir Desember.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (20/12) lalu. Salah satu jaringan pipa rusak karena terhantam alat berat jenis ekskavator yang sedang melakukan pengerukan drainase. Akibatnya, distribusi air bersih mengalami penurunan debit.

Direktur Teknik PUDAM Banyuwangi Waris Paksono membenarkan dampak dari kejadian tersebut pada distribusi air bersih pada masyarakat.

Dia mengakui selama proses pembangunan drainase, pipa lama kerap terdampak alat berat seperti backhoe.

Pihaknya selalu melakukan perbaikan darurat agar gangguan layanan tidak berlangsung lama.

”Memang saat pekerjaan sering kena backhoe, tapi langsung kita tangani. Sekarang karena pasar belum selesai, pipa lama dari sisi timur dan barat kita tutup sementara,” kata Waris.

Sementara ini PUDAM hanya mengandalkan satu jalur pipa yang mengarah ke utara melalui kawasan Mal Pelayanan Publik.

PUDAM juga telah mengumumkan gangguan ini kepada pelanggan di sejumlah wilayah, di antaranya Kelurahan Kampung Melayu, Temenggungan, Kepatihan atau Lingkungan Kampung Ujung, Karangrejo, dan sebagian Kertosari.  Wilayah-wilayah tersebut saat ini mengalami penurunan debit air.

“Sementara ini memang ada penurunan debit karena hanya lewat satu pipa. Tapi nanti setelah pasar selesai dan pipa baru kita konekkan, insyaAllah semua wilayah terdampak kembali normal,” tegas Waris.

Terkait waktu penyelesaian, Waris menyebut masih menunggu progres dari pihak pengelola Pasar Banyuwangi. Meski begitu, PUDAM terus melakukan pemantauan setiap hari.

“Kepastiannya  kami menunggu selesainya pekerjaan pasar. Tapi kami usahakan bulan ini sudah tuntas,” tegasnya. 

Sekretaris Dinas PU CKPP Banyuwangi Ebta Andharisandi mengatakan, proyek pengerjaan revitalisasi pasar dikerjakan oleh rekanan dari Kementerian PUPR.

Jika memang kerusakan terjadi akibat pengerjaan proyek revitalisasi maka hal tersebut menjadi tanggung jawab rekanan.