Posisi Brigadir Sigit Makin Tersudut

0
837

Saksi Muklas Akui Transaksi Sabu


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Brigadir Sigit Dwi Susanto, 28, oknum anggota polisi yang terjerat kasus peredaran narkoba, semakin tersudut. Bagaimana tidak, satu-satunya saksi yang dihadirkan dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi kemarin (14/11), yakni Muklas, mengaku pernah bertransaksi narkoba dengan Sigit.

Di hadapan majelis hakim yang dipimpin Elly Istianawati dan beranggota I Wayan Gede Rumega dan Tenny Erma Suryathi itu, Muklas yang beralamat di Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring, menuturkan bahwa transaksi narkoba jenis sabu-sabu (SS) tersebut dilaksanakan sekitar bulan Juni 2012.

Barang haram seberat kurang lebih lima gram tersebut diletakkan di bawah sebuah plang kusam di tepi jalan di wilayah Desa Tamanagung. Muklas mengatakan, sebelum mendapat kiriman SS, dia sudah menyetor uang tunai kepada Sigit. Kekurangan pembayaran dia transfer ke nomor rekening sesuai petunjuk oknum polisi yang pernah bertugas di jajaran Reserse Narkoba (Reskoba) Polres Banyuwangi tersebut.

Loading...

Muklas memang tidak menerima langsung SS dari Sigit. Na mun demikian, dia mengaku mendapat narkoba sesuai petunjuk yang disebutkan Sigit me lalui layanan pesan singkat(SMS). “Saya sudah kenal Pak Sigit selama empat tahun. Saya tahu betul nomor hand phone (HP) Pak Sigit, saya simpan, tapi tidak hafal. Memang SMS itu dikirim melalui nomor HP-nya yang lain. Tetapi, selain lewat SMS, Pak Sigit juga memberi petunjuk melalui nomor miliknya yang sudah lama saya simpan di memori HP saya itu,” terang Muklas blak-blakan.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2