Puncak Harlah Muslimat Meriah

0
148

BANYUWANGI – Puncak Harlah Muslimat NU ke-67 yang dilakukan Minggu (7/4) kemarin mencapai puncaknya. Selain dihadiri Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muslimat NU, Khofi fah Indar Parawansa, juga dihadiri oleh Bupati Abdullah Azwar Anas, Ketua Pengurus Wilayah Muslimat Jatim; Masruroh Wahid, Ketua PC NU Banyuwangi KH Masykur Aly, serta anggota muslimat NU se-Kabupaten Banyuwangi. Ketua Muslimat Banyuwangi, Dra Hj Ma’mulah Harun mengatakan, rangkaian harlah muslimat NU ke-67 ini merupakan puncak dari rangkaian harlah yang sudah digelar sejak bulan lalu.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Ada beberapa lomba-lomba untuk memeriahkannya. Di antaranya, menyanyikan Mars Muslimat NU, lomba pidato dengan tema Revitaslisasi Peran Muslimat NU di Masyarakat, dan lomba cerdas cermat. Selain lomba, rangkaian kegiatan yang lainnya adalah ziarah makam dan silaturahmi kepada tokoh-tokoh NU dan muslimat NU Banyuwangi. “Nah, hari ini semua pemenang lomba diumumkan sekarang. Sekalian disaksikan oleh Bu Khofifah,” jelas politisi PKB itu. Ketua PC NU Banyuwangi, KH Masykur Aly mengatakan, peringatan harlah adalah saat yang tepat untuk melakukan evaluasi dan penyegaran kembali, penguatan ideologi, dan program-program ke depan.

Untuk terus dikembangkan dengan tidak meninggalkan keutuhan dan kemurnian identitas diri muslimat NU sebenarnya. “Kegiatan hari ini salah satu bukti jika muslimat NU di Banyuwangi sangat kompak dalam gerak dan langkah,” ujarnya. Bupati Abdullah Azwar Anas dalam sambutannya memberikan apresiasi yang besar terhadap peran serta muslimat NU dalam mendukung kelancaran pembangunan di Banyuwangi. Menurut Anas, muslimat NU turut memberikan konstribusi besar terhadap keberhasilan pembangunan. “Oleh karena itu, saya mengucapkan selamat harlah,” tegasnya.

Sementara itu, Khofi fah Indar Parawansa dalam orasi kebangsaan berpesan agar kiprah muslimat NU yang selama ini sudah dilakukan di berbagai bidang terus dijaga dengan baik. Di era keterbukaan dewasa ini, diharapkan peran serta muslimat harus lebih pesat lagi. Mengingat tantangannya juga tidak kalah hebat. (radar)

Loading...