Ragu Menjawab karena Khawatir Nilai Berkurang

0
350
JUARA: Fiska Murnining dan Siti Ahlakul Karimah.

Dua Siswi SMA Negeri I Genteng, Fiska Murnining Tyas dan Siti Ahlakul Karimah, berhasil membawa nama baik Banyuwangi. Keduanya berhasil meraih juara tiga dalam Olimpiade Akuntansi tingkat nasional di Universitas Negeri Malang (UNM) (28/10) lalu.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

SENYUM merekah terlihat di bibir Fiska dan Siti. Saat ditemui wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi di SMAN I Genteng, wajah kedua siswi itu masih berbinar. Keduanya masih merasakan kebahagiaan atas prestasinya meraih juara tiga Olimpiade Akuntansi Tingkat Nasional di UNM beberapa hari lalu.

Namun, di balik senyum yang terus mengembang tersebut, raut wajah keduanya terlihat seperti menanggung beban. Rupanya prestasi itu dirasa masih  kurang memuaskan bagi dua siswi berjilbab itu. Menurut mereka, meraih juara tiga sebenarnya sudah membanggakan bagi dirinya dan sekolah tempatnya belajar.

Loading...

Apalagi, bila melihat para peserta yang bertanding merupakan perwakilan pelajar SMA/sederajat dari seluruh Indonesia.
“Tapi rasanya tetap kurang puas. Kita ingin meraih juara satu,” tutur Fiska dibenarkan Siti. Kedua siswi itu menduga, kegagalannya merebut juara satu dalam olimpiade yang cukup bergengsi tersebut karena mereka kurang menguasai medan perlombaan.

Selain itu, aturan perlombaan yang mengurangi angka bila peserta salah menjawab pertanyaan membuat keduanya sering ragu. “Kita mau jawab takut salah, jangan-jangan nanti malah dikurangi,” ungkapnya. Parahnya, keraguan dalam menjawab tersebut menyebabkan keduanya sering menyesal.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2