Rumuskan SOP untuk Tanaman Jahe

1
396
BUAT STANDAR: Petani jahe dikumpulkan di Dinas PKP Banyuwangi.

BANYUWANGI – Produktivitas komoditas tanaman obat di Banyuwangi masih rendah dibanding komoditas hortikultura lain. Jahe dalam satu tahun, misalnya, produksinya masih di kisaran 500 ton hingga 600 ton. Luas tanaman jahe juga masih sangat sempit, yakni hanya 20 hektare.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Tanaman jahe baru tersebar di enam kecamatan, yakni Glenmore, Kalibaru, Bangorejo, Sempu, Songgon, dan Rogojampi. “20 hektare itu baru menghasilkan 600 ton per tahun,” ungkap Kepala Dinas Pertanian, Kehutanan, dan Perkebunan (PKP) Banyuwangi, Ikrori Hudanto, kemarin (5/6).

Menurut Ikrori, pasar tanaman obat sebenarnya cukup besar, yaitu memenuhi bahan baku industri jamu. Hanya saja, komoditas tanaman obat di Banyuwangi belum mampu terserap industri obat, karena kualitasnya rendah. Dalam menggenjot produksi tanaman jahe, Dinas PKP mengumpulkan sekitar 20 petani jahePertemuan itu dimaksudkan untuk menyusun standard operating procedure (SOP) bertani jahe.

Pertemuan tersebut juga melibatkan Dinas Pertanian Jatim, BPTP Malang, dan BPSP. “Melalui penyusunan SOP tanaman jahe, kita targetkan produksi dan kualitas jahe Banyuwangi meningkat,” ujar Ikrori. Sejumlah komoditas tanaman hortikultura sudah memiliki SOP, sehingga petani memiliki standar yang jelas dalam bertani komoditas hortikultura tertentu.

“Hanya tanaman jahe yang belum ada SOP,” katanya. Tanaman hortikultura yang sudah memiliki SOP adalah buah naga, jeruk siam, manggis, semangka, melon, cabai besar, tomat, dan bunga sedap malam. “SOP itu disusun berdasar ijtihad ahli pertanian,” ujarnya. SOP itu akan disebarkan ke- pada kelompok tani jahe agar digunakan sebagai pedoman menanam jahe. “SOP akan kita rumuskan dengan penerapan teknologi ramah lingkungan,” tambah Ikrori. (radar)

Loading...

Kata kunci yang digunakan :