Sampah Kiriman Berkah Membawa

0
155

KALIPURO – Pantai Watudodol Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, mendadak kotor kemarin (16/2). Kawasan tersebut dipenuhi sampah kiriman yang diduga berasal dari daerah lain. Bukan kali ini saja pantai dan laut Watudodol kotor karena sampah kiriman. Setiap ada daerah yang baru banjir, sampah biasanya menumpuk di sekitar Pantai Watudodol.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

“Ini berarti ada daerah yang baru banjir,” terang Soleh, salah satu pedagang di Watudodol. Menurut Soleh, sampah yang kini bertebaran di sekitar pantai tersebut bergerak dari arah utara. Itu artinya, wilayah Kecamatan Wongsorejo atau Kabupaten Situbondo baru dilanda banjir. “Watudodol ini pintu masuk Selat Bali. Sampah sering menumpuk di sini,” jelasnya.

Sampah yang bertebaran tersebut ternyata malah membawa ber kah bagi warga sekitar. Di perairan yang dipenuhi sampah kiriman itu banyak di temukan ikan hias. “Ikan hias be rada di tumpukan sampah yang berserakan di laut itu,” ce tus Iwan, salah satu nelayan Watudodol. Ikan hias itu, sebut Iwan, biasanya hidup di sekitar terum bu karang. Para pencari ikan hias pun harus menyelam hingga dasar laut. Tetapi, kali ini ikan hias itu naik ke permukaan dan bersembunyi di sekitar sam pah yang berserakan.

“Ada sampah, mencari ikan hias tidak harus menyelam,” sebutnya. Iwan mengaku tidak pernah men cari ikan hias. Sebagai nelayan, dirinya mencari ikan di laut menggunakan jukung. “Saya biasanya tidak mencari ikan hias. Saat ini ikut mencari karena ikan hias sedang banyak di pantai,” katanya kemarin. Banyaknya ikan hias yang berhasil ditangkap membuat warga banyak yang memburu. Ikan hias yang banyak ditangkap itu sebagian besar berlindung di sekitar sampah yang berserakan di laut.

“Sampah-sampah yang berserakan di laut itu ternyata menjadi rumah ikan hias,” ujarnya. Iwan menyebut, ikan hias yang berhasil ditangkap warga kebanyakan ikan layaran dan barong kodok. Ikan hias jenis ter sebut dianggap cukup m a hal. “Harga ikan hias yang ber hasil ditangkap warga ini se kitar Rp 5 ribu per ekor,” ungkapnya. (radar)

Loading...