Sapi Mati Bisa Dapat Asuransi Asal Terdaftar di E-Nak

0
889

Dari nilai Rp 40 ribu yang digunakan untuk pendaftaran, peternak masih mendapatkan asuransi sebesar RP 160 ribu untuk asuransi kepemilikan.

“Asuransi ini disubsidi melalui APBN. Begitu saja peternak masih banyak yang nggak mau, dikiranya takut gak keluar. Padahal ini bener bisa dapat asuransi,” jelasnya.

Selain itu, melalui kartu E-Nak, para peternak juga akan terhindar dari upaya penipuan. Sebab riwayat kesehatan sapi akan terpantau melalui kartu tersebut dengan pendataan manual.

Seperti pernah beranak berapa kali, pernah sakit, produktif tidaknya dan lainnya. Untuk mengetahui detail riwayat data sapi dan kepemilikan, bisa dilihat dari barcode yang terpasang di leher sapi.

“Jadi menggunakan sistem barcode semua riwayat sapi bisa terlihat. Dan ini tidak mungkin tertukar karena detail fisik sapi mulai dari tanduk, moncong, dan lainnya sudah difoto, termasuk titik koordinatnya,” jelasnya.

Lanjutkan Membaca : First | ← Previous | ... | 2 |3 | 4 | Next → | Last

Baca :
Tekan Penyebaran Corona, Banyuwangi Atur Jam Operasional Pusat Perbelanjaan-Pasar Modern