sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Upaya pengangkatan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali justru menemukan satu jenazah korban tenggelam.
Satu jenazah berhasil ditemukan pada Minggu (1/2) pagi, seiring proses pengangkatan bangkai kapal menggunakan crane.
Jenazah tersebut langsung dievakuasi dari atas kapal crane menuju posko Satpolairud, sebelum akhirnya dibawa ke kamar jenazah RSUD Blambangan, Banyuwangi, untuk penanganan lebih lanjut.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Banyuwangi, penemuan jenazah terjadi setelah salah satu kendaraan yang berada di dalam kapal berhasil diangkat.
Di dalam kendaraan itulah korban ditemukan dalam kondisi nyaris utuh.
Petugas juga menemukan dompet dan telepon genggam yang masih berada di tubuh korban.
Dari identitas sementara yang didapat di lokasi, jenazah tersebut diduga merupakan salah satu anak buah kapal (ABK) KMP Tunu Pratama Jaya bernama Wayan Tedja.
Meski demikian, aparat belum dapat memastikan identitas korban secara resmi.
Proses identifikasi masih menunggu kedatangan tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur.
Keluarga Korban Datangi RSUD Blambangan
Kabar penemuan jenazah tersebut dengan cepat menyebar dan membuat keluarga korban berdatangan ke RSUD Blambangan.
Mereka berharap mendapatkan kepastian mengenai identitas korban yang ditemukan.
Namun hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian menyatakan bahwa identifikasi belum dapat dilakukan karena tim DVI masih dalam perjalanan menuju Banyuwangi.
Petugas di lapangan pun terus bersiaga di rumah sakit.
Polisi Tunggu Identifikasi Resmi DVI
Direktur Polisi Perairan (Dirpolair) Polda Jawa Timur, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, membenarkan adanya penemuan satu jenazah dalam proses evakuasi bangkai kapal tersebut.
Page 2
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Upaya pengangkatan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali justru menemukan satu jenazah korban tenggelam.
Satu jenazah berhasil ditemukan pada Minggu (1/2) pagi, seiring proses pengangkatan bangkai kapal menggunakan crane.
Jenazah tersebut langsung dievakuasi dari atas kapal crane menuju posko Satpolairud, sebelum akhirnya dibawa ke kamar jenazah RSUD Blambangan, Banyuwangi, untuk penanganan lebih lanjut.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Banyuwangi, penemuan jenazah terjadi setelah salah satu kendaraan yang berada di dalam kapal berhasil diangkat.
Di dalam kendaraan itulah korban ditemukan dalam kondisi nyaris utuh.
Petugas juga menemukan dompet dan telepon genggam yang masih berada di tubuh korban.
Dari identitas sementara yang didapat di lokasi, jenazah tersebut diduga merupakan salah satu anak buah kapal (ABK) KMP Tunu Pratama Jaya bernama Wayan Tedja.
Meski demikian, aparat belum dapat memastikan identitas korban secara resmi.
Proses identifikasi masih menunggu kedatangan tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur.
Keluarga Korban Datangi RSUD Blambangan
Kabar penemuan jenazah tersebut dengan cepat menyebar dan membuat keluarga korban berdatangan ke RSUD Blambangan.
Mereka berharap mendapatkan kepastian mengenai identitas korban yang ditemukan.
Namun hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian menyatakan bahwa identifikasi belum dapat dilakukan karena tim DVI masih dalam perjalanan menuju Banyuwangi.
Petugas di lapangan pun terus bersiaga di rumah sakit.
Polisi Tunggu Identifikasi Resmi DVI
Direktur Polisi Perairan (Dirpolair) Polda Jawa Timur, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, membenarkan adanya penemuan satu jenazah dalam proses evakuasi bangkai kapal tersebut.







