Sebelum Membunuh Yazid Sempat Mabuk

0
146

Kemarin Dikonfrontir dengan Bayu dan Dimas


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

GENTENG – Beberapa hari setelah berhasil ditangkap polisi, Yazid, tersangka kasus pembunuhan ibu dan anak di Dusun Pandan, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, akhirnya dikonfrontir dengan dua tersangka lainnya, Dimas Yudo Pranoto, 25 dan Bayu Trilaksana, 21 tahun.

Ketiga tersangka pencurian disertai kekerasan terhadap korban, Jane Ariswati alias Yeni, 57, dan putrinya Sherly Kurniawati, 28, itu dikonfrontir di Mapolsek Genteng, kemarin. Konfrontir dilakukan karena penyidik ingin mengkroscek pengakuan Yazid dengan kedua rekannya yang terlebih dahulu ditangkap polisi di sebuah hotel di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, beberapa waktu lalu.

Loading...

Sebab saat diperiksa penyidik, Yazid mengaku sebelum ikut membunuh korban, dia dan dua rekannya sempat minum-minuman keras sampai teler. Selain itu, Yazid juga mengaku bahwa uang yang dicuri dari rumah korban sebesar Rp 11 juta. Rinciannya, Rp 5 juta dipakai pesta, sedangkan sisanya dibagi-bagi. Masing-asing dapat Rp 2 juta. Setelah dikonfrontir, pengakuan Yazid ternyata berbeda.

Pesta miras dilakukan tiga hari sebelum kejadian perampokan tersebut. “Mabuknya bukan menjelang mau merampok, tapi tiga hari sebelumnya,” kata Kapolsek Genteng, Kompol Heru Kuswoto. Sedang terkait jumlah uang yang dicuri, ternyata Yazid diduga ditipu oleh Bayu dan Dimas. Sebab saat dikonfrontir ternyata total uang yang dicuri dari rumah korban sebanyak Rp 21 juta. “Uang yang Rp 10 juta dinikmati Bayu dan Dimas,” sebut Kapolsek. (radar)

Loading...