Sekolah Wajib Ikut LPI

0
442

sekolahBANYUWANGI – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banyuwangi terus mematangkan rencana menggelar Liga Pendidikan Indonesia (LPI) edisi ketiga tahun ini. Menyambut kick off kompetisi sepak bola antarpelajar se-Banyuwangi yang akan dilaksanakan mulai 6 Februari itu, satuan kerja Pemkab Banyuwangi itu mulai gencar melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah.

Bertempat di aula Dinas Pendidikan Banyuwangi kemarin (16/1), calon kontestan LPI III tahun 2013 dikumpulkan. Sekitar 60 menit mereka diberi pemahaman dan aturan terkait pertandingan sepak bola. Menurut rencana, LPI akan diikuti tim-tim SMP/sederajat dan SMA/SMK/sederajat. Plt. Kepala Dispora Banyuwangi Ahmad Khairullah menyatakan, pada LPI tahun ini seluruh sekolah wajib berpartisipasi. Pihaknya sudah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Dinas Pendidikan (Dispendik) terkait even tersebut.

Berdasar kesepakatan Dispora dan Dispendik, sekolah yang tidak mengikuti LPI akan mendapat catatan tersendiri. Untuk memuluskan LPI tahun ini, Dispora akan membagi empat zona pertandingan. Di zona satu, pertandingan dilaksanakan di lapangan Desa Glagah. Zona dua dan tiga dilaksanakan di lapangan Srono dan Purwoharjo. “Zona empat di lapangan Genteng,” kata Khairullah. Terkait sistem pertandingan, pihaknya akan menggunakan sistem gugur.

Fase delapan besar yang mempertemukan pemenang masing-masing zona akan dilaksanakan di Stadion Diponegoro. Juara edisi LPI 2013 secara otomatis akan menjadi duta Banyuwangi di LPI regional Jawa Timur. “Tahun lalu kita meraih runner up di tingkat Jawa Timur. Dia SMA 1 Rogojampi,” bebernya. Khairullah menyatakan, pendaftaran peserta dibuka mulai hari ini hingga 31 Januari mendatang. Verifi kasi keabsahan pemain dilakukan 1-2 Februari. Temu teknik dijadwalkan 4 Februari. “Laga pembuka dipusatkan di lapangan Purwoharjo pada 6 Februari nanti,” pungkas Khairullah. (radar)

Baca :
Istu: Silahkan Polisi dan Satpol PP Tertibkan Siswa Konvoi