Selalu Baca Doa Khusus Warisan Leluhur

0
3178
TRADISI: Napsiah memijat balita di Kelurahan Sumberejo, Banyuwangi

Nama Napsiah, 65, warga Lingkungan Jalio, Kelurahan, Sumberejo, Kecamatan Banyuwangi pernah jadi tukang pijat langganan tentara dan polisi. Kini, dia populer sebagai tukang pijit spesialis balita yang kesambet (kerasukan jin).

SIGIT HARIYADI, Banyuwangi

SIANG itu, seorang perempuan tua duduk selonjor di lantai rumah di salah satu gang di Lingkungan Jalio, Kelurahan Sumberejo. Di atas paha perempuan bernama Napsiah itu, tampak seorang bocah sedang merebahkan badan dengan posisi tengkurap. Jari-jari tangan Napsiah terus bergerilya mengurut sekujur tubuh bocah berusia dua tahun tersebut.

Aktivitas Napsiah memijat balita seperti itu nyaris berlangsung setiap hari. Biasanya, pelanggan memakai jasa Napsiah untuk memijat balita kesayangannya sebulan sekali. Itu dilakukan sebagai langkah antisipasi, agar tidak ada otot si bocah yang terkilir karena salah posisi saat digendong, dan sebab lainnya.

Pekerjaan memijat bayi sudah dilakoni perempuan yang karib disapa Mbah Meng ini sejak puluhan tahun lalu. Selama ini, dia mengaku tidak pernah kursus memijat atau mempelajari anatomi tubuh manusia. Padahal, pekerjaan memijat orang membutuhkan keahlian dan pengetahuan tentang tubuh manusia.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Puskesmas Yosomulyo Banyuwangi Terbakar