Sembilan Kecamatan Krisis Air Bersih

0
612

Dampak Musim Kemarau Panjang


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Musim kemarau yang  cukup panjang mengakibatkan sebagian wilayah di Banyuwangi mengalami krisis air bersih akibat kekeringan. Ada sembilan kecamatan yang mengalami krisis air bersih. Dari sembilan kecamatan tersebut ada 58 dusun dari 28 desa yang mengalami krisis air bersih.

Kabid kedruratan dan logistik BPBD Elia Muharam Suryadi, menuturkan pihaknya telah melakukan pengiriman air bersih ke  daerah yang  mengalami krisi air bersih sejak Juli lalu. Di daerah tersebut sangat minim sekali air bersih dari sumber maupun dari sumur-sumur yang dimiliki warga.

Eka menyebut, dari 58 dusun di 28 desa yang terkena dampak krisis air bersih tersebut tersebar di beberapa kecamatan, mulai Wongsorejo, Tegaldlimo, Pesanggaran, Bangorejo, Kalipuro, Purwoharjo, Muncar, Gambiran dan Tegalsari.

“Dari 58 dusun tersebut kondisinya memang sangat parah, sehingga perlu sekali adanya bantuan air bersih dari Pemkab Banyuwangi,” ujarnya. Musim kemarau tahun ini lebih ekstrem dibandingkan musim kemarau tahun lalu.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2