Sembilan Kecamatan Krisis Air Bersih

0
547

BANYUWANGI – Hujan sesaat yang mengguyur sebagian wilayah Banyuwangi dan sekitarnya belum berdampak terhadap kekeringan di sebagian wilayah Banyuwangi. Sampai saat ini masih ada sembilan kecamatan yang mengalami kekeringan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dari sembilan kecamatan tersebut, ada 31 desa yang masih kekurangan air sejak musim kemarau berlangsung. Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi, Eka Muharam Suryadi, mengatakan kekeringan di Banyuwangi masih saja berlangsung sampai saat ini.

Hal itu ditunjukkan dengan masih banyaknya desa yang membutuhkan suplai air bersih dari pemerintah. Hujan yang melanda akhir-ahir ini masih belum membuat sumber air di suatu daerah mengeluarkan air kembali.

“Kekeringan masih terjadi, suplai air masih berlangsung.” kata Eka. Sejak tanggal 29 Juli 2015, pihaknya sudah mengirimkan 979 rit air bersih ke beberapa daerah yang mengalami kekeringan. Dengan rincian 672 rit dari APBD Provinsi, 257 dari APBN dan 62 rit dari APBD Kabupaten Banyuwangi.

Untuk satu rit pengiriman air bersih itu jumlalmya adalah 5 ribu liter. “Berarti sudah 4.895.000 liter air yang kami didistribusikan. Saat ini stok masih sisa 323 rit air bersih,” jelas Eka kepada JP- RaBa kemarin. Tidak berpengaruhnya hujan yang sempat terjadi akhir-akhir ini, BPBD melihat karena hujan yang terjadi beberapa hari terakhir berlangsung di daerah yang memang bukan terdampak kekeringan.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last