Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Terbang Langsung Jember–Halim, Rute Cepat yang Pangkas Waktu dan Dongkrak Ekonomi Tapal Kuda

terbang-langsung-jember–halim,-rute-cepat-yang-pangkas-waktu-dan-dongkrak-ekonomi-tapal-kuda
Terbang Langsung Jember–Halim, Rute Cepat yang Pangkas Waktu dan Dongkrak Ekonomi Tapal Kuda

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Geliat aktivitas di Bandara Notohadinegoro Jember, Jawa Timur, kini kembali terasa hidup.

Sejak rute penerbangan langsung menuju Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta resmi diaktifkan kembali, optimisme menguat di tengah masyarakat Jember dan wilayah sekitarnya.

Konektivitas udara ini tak sekadar mempermudah mobilitas warga, tetapi juga menjadi urat nadi baru yang mempercepat denyut ekonomi di ujung timur Jawa Timur.

Berbeda dengan Bandara Soekarno-Hatta yang berada di pinggiran Jakarta, Halim Perdanakusuma berdiri di jantung Jakarta Timur.

Lokasi strategis ini memberi keuntungan besar bagi penumpang, karena akses menuju kawasan perkantoran pemerintah, pusat bisnis Sudirman, Kuningan, hingga Senayan bisa ditempuh tanpa harus berjibaku lama dengan kemacetan tol bandara.

Efisiensi Waktu Jadi Daya Tarik Utama

Bagi kalangan pelaku usaha, rute Jember–Halim dianggap sebagai sebuah kemewahan. Efisiensi waktu menjadi nilai jual utama yang sulit ditandingi rute penerbangan lain.

“Waktu adalah aset paling berharga bagi kami,” ujar Fera Eka, pengusaha asal Jember, saat ditemui di ruang tunggu Bandara Notohadinegoro, Selasa (13/1/2026), dikutip dari Radar Jember.

Perempuan yang juga pimpinan Dira Group itu menuturkan, penerbangan langsung ke Halim mampu memangkas waktu perjalanan hingga lebih dari dua jam dibandingkan rute konvensional melalui bandara lain.

“Turun dari pesawat, kawasan Sudirman atau Kuningan sudah di depan mata. Efisiensinya luar biasa dan sangat membantu urusan bisnis di ibu kota,” imbuhnya.

Kemudahan akses tersebut membuat rute ini menjadi favorit bagi pengusaha, pejabat, hingga profesional yang memiliki mobilitas tinggi antara Jember dan Jakarta.

Pariwisata Ikut ‘Terbang’ Tinggi

Tak hanya sektor bisnis, dunia pariwisata juga ikut merasakan dampak positif.

Destinasi unggulan Jember dan sekitarnya, seperti Pantai Papuma, Pantai Watu Ulo, hingga kawasan Gunung Ijen, kini terasa lebih dekat bagi wisatawan dari Jakarta dan sekitarnya.


Page 2


Page 3

Akses udara yang cepat dan praktis membuka peluang lebih besar bagi wisatawan domestik untuk berkunjung, bahkan hanya untuk liburan singkat akhir pekan.

Pengalaman Terbang yang Nyaman dan Privat

Pengalaman positif juga dirasakan wisatawan. Maria Ulfa, salah satu penumpang rute Jember–Halim, mengaku terkesan dengan suasana perjalanan yang jauh dari kesan bising dan penuh sesak.

“Proses di Bandara Notohadinegoro sangat privat, bebas antrean. Begitu sampai di Halim, pengambilan bagasi juga cepat sekali. Perjalanan jadi minim stres,” tuturnya, sebelum boarding di Bandara Notohadinegoro, Selasa (13/1/2026).

Menurut Maria, kenyamanan ini menjadi nilai tambah yang membuat rute Jember–Halim berbeda dibandingkan penerbangan ke bandara besar lainnya.

Harapan Masyarakat: Transportasi Terintegrasi dan Harga Stabil

Meski apresiasi mengalir, masyarakat tetap menyimpan sejumlah harapan. Salah satu yang paling disorot adalah integrasi transportasi publik.

Warga berharap tersedia moda transportasi yang terhubung langsung dari Bandara Notohadinegoro menuju pusat Kota Jember secara tepat waktu dan terjadwal.

Selain itu, penambahan frekuensi penerbangan pada hari kerja (Senin–Jumat) serta stabilitas harga tiket juga menjadi catatan penting.

Harapannya, layanan ini tidak hanya dinikmati kalangan bisnis, tetapi juga mahasiswa dan keluarga yang ingin bepergian dengan nyaman dan terjangkau.

Pemkab Jember Dorong Investasi dan Konektivitas Kawasan

Pemerintah Kabupaten Jember menaruh harapan besar pada keberlanjutan rute ini.

Bandara Notohadinegoro dinilai memiliki posisi strategis sebagai gerbang utama kawasan Sekar Kijang (Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi, Jember, dan Lumajang).

Kepala Dinas Perhubungan Jember, Gatot Triyono, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mempromosikan rute Jember–Halim sebagai daya tarik investasi dan penggerak ekonomi regional.

“Alhamdulillah, harga tiket sekarang lebih kompetitif dan sesuai harapan masyarakat. Dari Jember mulai Rp1,4 jutaan, dari Halim mulai Rp1,5 jutaan,” jelas Gatot, Selasa (13/1/2026).