Sempat Koma, TKI Asal Cluring Meninggal di Jepang

0
1341


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

CLURING – Kabar duka kembali mengiringi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Banyuwangi  di Jepang. Ali Imron Rosyadi, 46, TKI asal Dusun Simbar, Desa Tampo, Kecamatan Cluring, yang sebelumnya sempat mengalami koma akhirnya meninggal dunia, Selasa siang (13/2/18).

Pria yang sudah 23 tahun lebih bekerja di salah satu perusahaan yang ada di Jepang, itu menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 12.59 waktu Jepang, atau sekitar pukul 10.59. “Meninggal di rumah sakit,” terang Ali Murtado, salah satu adik kandungnya.

Loading...

Sebelum meninggal, Imron oleh keluarganya dilarikan ke rumah sakit pada lumat malam (9/2). Saat itu, putra ketiga dari tujuh bersaudara pasangan almarhum Miskam dan Marfuah itu tiba-tiba ambruk dan tidak sadarkan diri. “Kita berharap jenazah bisa dibawa pulang ke Indonesia,” harapnya.

Setelah kakaknya itu meninggal, jelas dia, jenazahnya disemayamkan di rumahnya yang ada di daerah Chiba, Jepang. Selanjutnya, dimandikan di Kedutaan Besar (Kedubes) RI sambil menunggu pemulangan. “Sudah ditangani pihak kedutaan,” terangnya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2