Serangan Gulma Azolla Menggila

0
931

SINGOJURUH – Serangan azolla atau biasa disebut gulma apon-apon, kini menggila di persawahan Desa Lemahbang Kulon, Kecamatan Singojuruh.  Sebagian besar sawah yang ada di desa itu terserang hama itu. Persawahan yang ada di lima dusun, yakni Dusun Sukorejo, Barurejo, Talangrejo, Krajan Lor, dan Krajan Kidul, semuanya terkena serangan apon-apon.

“Kalau dibiarkan, pertumbuhan tanaman padi bisa tidak normal,” cetus Hasim, 52, salah seorang petani asal Dusun Krajan Lor, Desa Lemahbang Kulon. Hama apon-apon itu, terang dia, muncul secara tiba-tiba dan tidak jelas asalnya.

Loading...

Setiap musim tanam atau tanaman masih berumur dua minggu, hama itu banyak tumbuh di pematang sawah. “Untuk membersihkan apon-apon, kita harus panggil tenaga buruh,” katanya. Apon-apon itu hingga kini masih banyak muncul. Hasim mengaku masih belum mengetahui manfaatnya.

“Kalau pun ada manfaatnya, silakan diambil gratis, kami justru senang dan berterima kasih,” ujarnya. Selain harus menyewa tenaga buruh untuk membersihkan apon-apon, petani juga harus membeli obat untuk menyemprot tanaman itu agar lekas mati.

“Biasanya kita keringkan lalu dibakar, biar tidak tumbuh lagi,” cetusnya. Hasim berharap pemerintah memberi pengetahuan dan teknologi yang bisa mengatasi  serangan apon-apon, atau memberi informasi mengenai manfaatnya. “Kalau  ada manfaatnya, jelas akan kita manfaatkan,” ungkapnya. (radar)

Lanjutkan Membaca : 1 | 2